Back to top

PROMO DETAIL BANK BRI

PROMO BRI BELI ORI016 LEWAT BANK BRI

PROMO BRI BELI ORI016 LEWAT BANK BRI

2019-10-04 14:46:22

Informasi Launching ORI016

Pemerintah kembali menawarkan Obligasi Negara Ritel kepada masyarakat Indonesia dengan seri ORI016 sebagai alternatif investasi yang aman, mudah, terjangkau dan menguntungkan.

 

ORI adalah Obligasi Negara yang dijual kepada individu atau perseorangan Warga Negara Indonesia melalui Mitra Distribusi di Pasar Perdana domestic yang dapat dijual setelah masa holding period berakhir (setelah 2 periode pembayaran kupon berlalu), ORI memberikan imbal hasil tetap setiap bulan.

 

Nikmati kemudahan berinvestasi ORI016 melalui https://sbn.bri.co.id

 

Struktur ORI-016

Penerbit

Pemerintah Republik Indonesia

Seri

ORI016

Tenor (Jangka Waktu)

3 tahun  

Nominal Pelunasan

100% saat jatuh tempo.

Channel Penawaran

Online (nasabah melakukan pemesanan secara online melalui https://sbn.bri.co.id).

Masa Penawaran

2 - 24 Oktober 2019

Tanggal Penjatahan

28 Oktober 2019

Tanggal Settlement

30 Oktober 2019

Jatuh Tempo

15 Oktober 2022

Nilai Nominal per Unit

Rp. 1 juta

Minimum Pemesanan

Rp. 1.000.000 dan kelipatan Rp. 1.000.000

Maksimum Pemesanan

Rp. 3.000.000.000

Imbalan/ Tingkat Kupon

6.8 % (gross) per tahun

 

 

Tingkat bunga tetap (Fix coupon) pembayaran secara periodik tiap bulan setiap tanggal 15 setiap bulannya

Pembayaran Kupon pertama

15 Desember 2019

Pajak Kupon

15%. (Pph Final)

Kustodian/ Sub Registry

PT. Danareksa Sekuritas.

Mitra Distribusi

PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

Minimum Holding Period (MHP)

1 kali periode pembayaran kupon (Long Kupon)

Keterangan Lain

ORI016 dapat dijual sebelum jatuh tempo, sesuai harga pasar.  BRI bertindak sebagai Standby Buyer.

Transaksi di Pasar Sekunder

Hanya dapat diperjualbelikan antar investor Domestik

Keunggulan pembelian  ORI antara lain:

Direct Gift sebesar sebesar 0.1 % untuk 50 orang pertama yang bertransaksi ORI016 di BANK BRI dengan nominal Rp. 1 Miliar s.d Rp. 3 Miliar.

Keuntungan Investasi Obligasi Ritel seri ORI016 antara lain:

  1. Aman, dengan kupon dan pokok dijamin Negara.
  2. Return menarik, lebih tinggi dari rata-rata Deposito, dengan pajak lebih rendah.
  3. Mudah dicairkan (dapat diperjualbelikan), BRI sebagai standby buyer sesuai harga pasar.
  4. Kupon tetap, dibayarkan per bulan dengan nominal tetap apapun kondisi pasarnya.
  5. Investasi ringan, dengan minimum investasi hanya Rp 1 Juta.
  6. Tenor relatif pendek, hanya 3 (tiga) tahun.
  7. Potensi Capital Gain, apabila dijual pada harga di atas harga beli awal.
  8. Mudah, Kemudahan Akses Investasi Surat Berharga melalui Layanan SBN BRI, pemesanan melalui SBN BRI https://sbn.bri.co.id, nasabah hanya datang ke Kantor Cabang BRI pertama kali untuk melakukan registrasi (pembuatan user SBN, pembuatan SID dan Sub Registry)

 

Risiko Produk

Penjelasan Risiko ORI016 adalah sebagai berikut :

1. Risiko Gagal Bayar

ORI016 tidak mempunyai risiko gagal bayar. Berdasarkan Undang-Undang No. 24 Tahun 2002 tentang Surat Utang Negara, bahwa Negara menjamin pembayaran kupon dan pokok Surat Utang Negara termasuk ORI016 sampai dengan jatuh tempo, yang dananya disediakan dalam APBN setiap tahunnya.

 2. Risiko Likuiditas

Risiko likuiditas adalah potensi risiko yang muncul akibat kebutuhan dana tunai pada saat ORI016 belum jatuh tempo. Dalam hal ini, Investor dapat melakukan penjualan ORI016 kepada BNI sebagai standby buyer setelah pembayaran kupon pertama di tanggal 15 Desember 2019 dengan harga pasar.

 3. Risiko Pasar

Risiko Pasar adalah potensi kerugian apabila terjadi kenaikan tingkat bunga yang menyebabkan penurunan harga ORI016 di Pasar Sekunder. Kerugian (capital loss) hanya dapat terjadi jika investor menjual ORI016 di Pasar Sekunder sebelum jatuh tempo pada saat harga pasar di bawah harga belinya.

 

Simulasi Penjualan Obligasi Negara Ritel Sebelum Jatuh Tempo

 

Contoh: Ilustrasi perhitungan hasil investasi

Investor A membeli ORI016 di Pasar Perdana sebesar Rp 100.000.000,-

Asumsi Kupon/Imbalan yang berlaku : 7,2 %/tahun*

Tanggal pembayaran Kupon Pertama : 15 Desember 2019

Pembayaran kupon pertama kali dilakukan pada tanggal 15 Desember 2019. Pembayaran kupon kedua dan seterusnya dilakukan setiap tanggal 15 setiap bulan dan pembayaran terakhir dilakukan tanggal 15 Oktober 2022.

 

Kupon Pertama

Kupon Pertama berlaku long coupon, karena tenor lebih dari 1 (satu) bulan, sehingga perhitungan nominal kupon sebagai berikut :

16/31 Hari x Nominal Kupon x Nominal Investasi x 1/12 Bulan x 85%*

>> 16/31 hari x 7,2% x Rp 100.000.000,- x 1/12 Bulan x 85% = Rp. 263.225,81

Kupon Kedua dan Selanjutnya

Kupon kedua dan selanjutnya dibayar setiap bulan sampai dengan jatuh tempo, dengan rincian penghitungan sebagai berikut :

Nominal Kupon x Nominal Investasi x 1/12 Bulan x 85%*

>> 7,2% x Rp 100.000.000,- x 1/12 Bulan x 85% = Rp. 510.000,-

 

Pada saat holding periode ORI016 sudah selesai maka nasabah dapat menjual pada pasar sekunder, keuntungan investasi dari nasabah yang melakukan transaksi di pasar sekunder dapat dihitung sebagai berikut :

  • Skenario Jika ORI dijual dengan harga premium 105% di pasar sekunder

Capital Gain = Rp. 100.000.000,- x (105-100)% = Rp. 5.000.000,-

 

Total Nominal yang diterima saat dijual adalah :

= Nilai pokok investasi + Capital gain

= Rp 100.000.000,- + Rp 5.000.000,-

= Rp 105.000.000,-

 

  1. Jika ORI dijual dengan harga 95% (discount) di pasar sekunder

Capital Loss = Rp. 100.000.000,- x (95-100)% = - Rp. 5.000.000,-

 

Total Nominal yang diterima saat dijual adalah :

= Nilai pokok investasi + Capital gain

= Rp 100.000.000,- + (- Rp 5.000.000,-)

= Rp 95.000.000,-

 

Catatan:

Perhitungan di atas hanya sebagai contoh/ilustrasi, lustrasi di atas belum memperhitungkan biaya-biaya transaksi dan pajak. Transaksi penjualan di pasar sekunder dengan asumsi penjualan terjadi pada saat pembayaran Imbalan, sehingga tidak memperhitungkan accrued yang ada.

 

Mekanisme pembayaran Imbalan/Kupon dan Pokok

  1. Pemerintah melalui Bank Indonesia mentransfer dana tunai sebesar jumlah pembayaran imbalan/kupon dan/atau pokok Surat Utang Negara ke sub-registry (Kustodian BRI)
  2. Selanjutnya sub-registry (Kustodian BRI) akan mendistribusikan dana tersebut ke rekening dana investor pada tanggal pembayaran imbalan/kupon dan/atau tanggal jatuh tempo pokok Surat Utang Negara setelah dipotong pajak
  3. Pihak yang berhak atas imbalan/kupon dan/atau pokok Surat Utang Negara adalah pihak yang tercatat sebagai pemegang Surat Utang Negara pada sub-registry (Kustodian BRI)
  4. Investor tidak diperkenankan untuk mengganti sub-registry.

 

Biaya dan Kewajiban

Biaya dan kewajiban yang dapat muncul pada ORI016 adalah sebagai berikut :

  1. Biaya Materai Rp 6.000,- untuk pembukaan Rekening Tabungan, apabila nasabah belum memiliki Rekening Tabungan di BRI.
  2. Biaya Materai Rp 6.000,- untuk pembukaan Rekening Surat Berharga dan SID, apabila nasabah belum memiliki Rekening Surat Berharga.
  3. Biaya Penyimpanan Surat Berharga (Biaya Kustodi) oleh Kustodi sebesar 0,075% per tahun dari Nominal Kepemilikan ORI016.
  4. Pajak 15% atas kupon.
  • Persyaratan Pembelian ORI015
  1. Perseorangan, Warga Negara Indonesia dibuktikan dengan e-KTP yang terdaftar di Dukcapil.
  2. Membuka/memiliki Rekening Dana di BRI.
  3. Membuka/memiliki Rekening Surat Berharga dan Single Investor Identification (SID) yang telah terdaftar di BRI.

Kunjungi Kantor Cabang BRI terdekat untuk proses pemenuhan persyaratan di atas.

  • Tata Cara Pemesanan

Pemesanan ORI016 dapat dilakukan secara online melalui https://sbn.bri.co.id

Masa Pemesanan ORI016 akan dimulai hari Rabu, 2 Oktober 2019 sampai dengan hari Kamis, 24 Oktober 2019.

Pastikan Anda berinvestasi Obligasi Negara Ritel seri OR016 melalui BRI demi keamanan transaksi Anda, serta dapatkan Direct Gift dari BRI.

Untuk informasi lebih lanjut silakan menghubungi Cabang BRI terdekat, atau dapat menghubungi Layanan 24 Jam Call Center BRI di nomor 14017 baik dari telepon maupun ponsel.