Back to top

PROMO DETAIL BANK BRI

Yuk, Wujudkan Impian Memiliki Rumah Idaman di Usia 20-an!

Yuk, Wujudkan Impian Memiliki Rumah Idaman di Usia 20-an!

2021-09-16 13:13:46

Tak pernah ada kata terlalu dini atau terlambat untuk mempunyai rumah pribadi. Mewujudkan impian memiliki rumah sederhana cantik dianggap sulit karena membutuhkan uang dalam jumlah besar. Namun, sebenarnya kamu dapat mengupayakan hal tersebut sejak dini sehingga bisa punya rumah idaman di usia 20-an.

Kalau kamu melakukan beberapa hal ini secara cermat, niscaya kamu bisa mewujudkan impian memiliki rumah idaman sesegera mungkin:

Mengandalkan Sistem KPR

Harga rumah yang terus meningkat membuatmu harus jeli memanfaatkan situasi. Jangan sibuk mengumpulkan uang untuk membeli rumah secara tunai karena harga rumah akan semakin mahal di masa depan. Kamu bisa mewujudkan impian memiliki rumah sederhana cantik melalui program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang disediakan bank. Sehingga nantinya kamu hanya perlu mengumpulkan uang muka (Down Payment atau DP) serta memastikan bahwa pendapatanmu cukup untuk membayar cicilan KPR setiap bulan.

Memiliki Status sebagai Karyawan Tetap

Salah satu syarat yang mesti kamu penuhi bila ingin mengajukan KPR untuk karyawan adalah berstatus sebagai karyawan tetap. Biasanya bank akan menyetujui pengajuan KPR bila kamu sudah berstatus pegawai tetap dengan masa kerja lebih dari dua tahun. Karena hal tersebut menunjukkan bahwa kamu adalah orang yang dapat dipercaya serta memiliki kondisi keuangan yang stabil. Jika saat ini kamu sudah menjadi karyawan tetap di tempat kerja, jangan tunda niat untuk segera membeli rumah pribadi, ya.

Mengumpulkan DP Rumah Secara Konsisten

Niat membeli rumah pribadi harus disertai dengan upaya mengumpulkan DP rumah secara konsisten. Jadi, mulai sekarang kamu memang wajib menyisihkan pendapatan setiap bulan agar DP rumah lekas terkumpul. Selain itu, kamu juga mesti melakukan simulasi cicilan KPR sebelum membeli rumah. Idealnya, cicilan KPR tak boleh melebihi 30% dari pendapatan rutin setiap bulan. 

Kalau kamu khawatir tabungan DP rumah terpakai untuk hal-hal lain yang sifatnya kurang penting, sebaiknya kamu menyisihkannya dalam tabungan khusus. Kini, kamu tak perlu repot pergi ke bank bila ingin membuka tabungan karena kamu bisa memanfaatkan fasilitas rekening Digital Saving dari BRI. Cara registrasinya sangat mudah. Kamu tinggal Download applikasi BRImo, pilih belum punya akun dan Buka Rekening. Lalu ikuti langkahnya dan pastikan kamu langsung mengaktifkan user BRImo agar rekening kamu dapat digunakan transaksi finansial lalu klik opsi Buka Rekening. Selanjutnya, ikuti beberapa langkah berikut ini agar kamu bisa segera memiliki tabungan pribadi di BRI:

- Menyiapkan dokumen berupa KTP dan NPWP serta mengisi data diri.

- Memilih jenis rekening dan lokasi kantor cabang BRI terdekat di sekitar tempat tinggalmu.

- Melakukan video recording untuk memenuhi tahap verifikasi.

- Mengaktifkan rekening baru dengan melakukan setoran awal.

- Membuat akun internet banking BRI agar bisa mengunakan segala fasilitas perbankan BRI.

Kepemilikan rekening Digital Saving BRI akan mempermudah kamu mengumpulkan uang untuk DP rumah pribadi.

Menyiapkan DP Rumah dalam Jumlah Besar

Usahakan untuk menyiapkan uang muka dalam jumlah besar agar cicilan KPR menjadi lebih ringan dan singkat. Demi mengumpulkan uang muka dalam jumlah besar, kamu harus konsisten menjalani gaya hidup hemat. Batasilah gaya hidup konsumtif supaya keinginan memiliki hunian pribadi lekas tercapai. Beberapa kebiasaan finansial yang mesti kamu lakukan untuk menghemat pengeluaran dan mengumpulkan DP rumah dalam jumlah besar antara lain:

- Tidak membeli barang-barang yang kurang diperlukan hanya berdasarkan keinginan semata, terutama barang branded yang harganya mahal.

- Memastikan bahwa diri sendiri maupun keluarga disiplin menjalani gaya hidup hemat, contohnya jarang jajan di luar rumah, menghemat penggunaan listrik, dan menabung uang receh setiap  hari.

- Menyimpan pendapatan tak terduga dalam bentuk tabungan DP rumah, misalnya bonus pekerjaan atau insentif.

- Menekuni pekerjaan atau bisnis sampingan supaya memperoleh pendapatan tambahan. Usahakan untuk mengalokasikan seluruh pendapatan tambahan untuk tabungan DP rumah.

- Memanfaatkan aset investasi yang sudah dimiliki, misalnya emas, deposito, atau saham. Aset investasi yang sudah menghasilkan keuntungan bisa dialihkan menjadi DP rumah karena kepemilikan rumah pribadi juga termasuk investasi yang nilainya terus meningkat.

Menentukan Bank yang Tepat untuk Mengajukan KPR

Tidak semua bank menyediakan program KPR istimewa untuk karyawan. Masih banyak bank yang menetapkan bunga KPR tinggi dan berisiko membebani kondisi keuanganmu. Bila kamu hendak mengajukan KPR, carilah banyak informasi tentang bank dengan program KPR terbaik. Tenor yang lama dan bunga ringan akan membuat kondisi keuanganmu tetap stabil selama proses KPR masih berlangsung.

Memilih Pengembang Properti yang Reputasinya Baik

Keinginan mewujudkan impian memiliki rumah sederhana cantik tentu tak lepas dari proses memilih pengembang properti. Kamu harus cermat memilih pengembang properti yang reputasinya baik supaya bisa mendapatkan rumah sesuai kebutuhan. Beberapa ciri pengembang properti bereputasi baik adalah sebagai berikut:

- Mempunyai izin usaha yang jelas karena hal tersebut menjadi salah satu dasar hukum untuk menerbikan sertifikat rumah dan bekerja sama dengan pihak perbankan. Kamu tak perlu segan menanyakan tentang legalitas izin usaha pengembang properti agar tidak terkecoh dengan janji manis yang diberikan pihak pengembang.

- Sudah menjalin kerja sama dengan bank sehingga kamu bisa mengajukan KPR tanpa proses rumit bila ingin membeli rumah dari pengembang properti tersebut.

- Tidak akan buru-buru minta DP bila pengajuan KPR belum disetujui. Untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, pastikan bahwa pengajuan KPR-mu sudah disetujui. Selanjutnya, ikuti prosedur dari bank atau pengembang properti untuk melunasi DP dan mulai membayar angsuran KPR.

- Menyiapkan rumah contoh sebagai representasi dari rumah yang nanti akan kamu miliki. Material rumah, desain, dan kondisi interior rumah contoh patut menjadi bahan pertimbanganmu.

- Memiliki banyak testimoni positif dari orang-orang yang sudah membeli rumah melalui pengembang properti tersebut.

Menentukan Rumah Pribadi Sesuai Kebutuhan

Keinginan membeli rumah pribadi juga harus disertai kecermatan dalam memilih rumah. Selain menyesuaikannya dengan bujet yang kamu miliki, kamu juga harus mempertimbangkan kriteria ini sebelum membeli rumah:

- Memilih rumah yang lokasinya strategis, misalnya dekat dengan tempat kerja, lokasi usaha, atau rumah orang tua.

- Mengutamakan lingkungan rumah yang dilengkapi berbagai fasilitas memadai, contohnya dekat dengan jalan raya, akses transportasi umum 24 jam, serta dekat dengan fasilitas umum seperti pasar, sekolah, SPBU, dan rumah sakit.

- Memprioritaskan rumah di area yang tidak rawan bencana alam, misalnya tidak banjir atau berjauhan dengan lokasi gunung berapi.

- Mengamati status perumahan sehingga kamu tidak terjebak membeli rumah pribadi di lahan sengketa.

- Mencermati kapasitas rumah agar sesuai dengan kebutuhan keluargamu. Jadi, kamu wajib memilih rumah berukuran besar jika ingin ditempati bersama banyak anggota keluarga.

- Memastikan bahwa kamu membeli rumah pribadi di area yang sedang berkembang sehingga nilainya akan terus meningkat seiring berjalannya waktu.

 

Nah, kini kamu tahu kan kalau mewujudkan impian memiliki rumah sederhana cantik di usia 20-an bukanlah suatu hal mustahil. Kamu hanya perlu mengelola kondisi finansial pribadi secara telaten supaya bisa lekas membeli rumah pertamamu dalam waktu dekat.