Back to top

PROMO DETAIL BANK BRI

Tips Mengelola Uang THR dengan Bijak dan Cerdas

Tips Mengelola Uang THR dengan Bijak dan Cerdas

2021-05-06 14:49:45

Kehadiran bulan Ramadan senantiasa membawa kebahagiaan dan berkah tersendiri bagi seluruh umat muslim. Selain menjadi kesempatan emas untuk melipatgandakan pahala, berkah lainnya juga datang dalam bentuk Tunjangan Hari Raya (THR) yang diterima para pekerja. Senang banget rasanya bila uang THR lebaran sudah di tangan. Kamu bisa segera menggunakannya untuk berbagai keperluan.

Pada umumnya, THR akan diberikan oleh perusahaan setahun sekali dan selambat-lambatnya dibayarkan seminggu sebelum hari raya. Tentu siapapun yang bekerja sangat menantikan momen pemberian THR dan tidak sedikit yang sudah memikirkan akan dikemanakan uang THR ini, seperti membeli handphone baru, pakaian lebaran dan barang-barang impian lainnya. Namun, pola pikir seperti ini yang akan membuat kamu menyesal di kemudian hari. Kelola lah uang semaksimal mungkin agar kamu memiliki kondisi keuangan yang lebih sehat dan bermanfaat. Lakukan beberapa tips berikut ini agar kamu tahu tentang cara mengelola uang THR dengan bijak dan cerdas:

Buatlah Rencana Pengeluaran Hari Raya

Sesuai dengan namanya, Tunjangan Hari Raya (THR), maka uang ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan hari raya yang melonjak, contohnya saat Lebaran ini. Hal ini tentu tidaklah mudah untuk dilakukan, apalagi jika kamu sudah berada di pusat perbelanjaan dengan dikelilingi banyak barang dan melihat diskon-diskon pada hari raya tesebut. Tak jarang kamu malah khilaf dan memborong barang-barang yang tidak diperlukan, bukan? Tapi tidak perlu khawatir, kamu bisa membatasi pengeluaran dengan membuat daftar belanja agar pengeluaran tidak melebihi budget yang diinginkan dan pastikan uang yang dipakai tidak untuk membeli sesuatu yang kamu inginkan melainkan apa yang benar-benar dibutuhkan.

Prioritaskan untuk Hari Raya

Masih mirip dengan poin pertama, tetapi pengeluaran THR ini difokuskan untuk kebutuhan hari raya. Penggunaan THR harus dibagi sesuai fungsinya seperti membeli baju lebaran, memberi uang kepada orang tua serta memberikan THR kepada saudara-saudara di kampung yang bisa dilakukan dengan memberi amplop langsung ataupun dengan transfer. Meski begitu, kamu juga tidak boleh boros untuk pengeluaran hari raya saja, kamu harus menyisihkan juga untuk keperluan mu yang juga sama pentingnya.

Melunasi Hutang

Kamu punya hutang? Uang THR menjadi solusi dan cara yang tepat untuk mengalokasikan uangmu. Lakukan pencatatan jumlah dan sumber hutang yang kamu miliki dan buatlah daftar prioritas yang perlu kamu lunasi terlebih dahulu. Daftar prioritas juga diukur dari seberapa besar jumlah hutang dan urgensi yang wajib dilunasi sebelum tanggal tertentu. khususnya utang atau tunggakan yang sifatnya tidak tetap seperti tagihan kartu kredit, pinjaman online, maupun pinjaman lain yang memiliki biaya bunga tinggi.

Idealnya, alokasikan uang THR kamu sebesar 30 persen sampai 50 persen untuk melunasi hutang. Kurangi hutang konsumtif, tahanlah diri untuk memuaskan kesenangan sesaat dan aturlah keuangan dengan bijak. Tentu kamu tidak ingin hidup dihantui dengan ketakutan telat pembayaran hutang bukan? Apalagi harus berlarut-larut gali tutup lobang membayar hutang hingga mengganggu kondisi finansialmu selamanya.

Membatasi Belanja Online

Di tengah masa pandemi membuat tak sedikit dari kita yang enggan untuk bepergian dan keluar rumah. Ketakutan berada di kerumunan dan terjangkit penyakit corona memang membangun stigma kuat untuk menahan diri agar tidak bermain keluar sebebas dulu lagi. Banyak perusahaan, sekolah dan kuliah yang juga membantu mengatasi dan mengurangi penyebaran covid-19 dengan membatasi pertemuan tatap muka dan lebih condong ke arah digital yaitu secara online. Namun, tidak bisa dipungkiri, dengan mengalihkan aktivitas menjadi online membuat kita juga terpaksa untuk beradaptasi dan mengikuti perkembangan zaman.

Berbelanja online contohnya, sebelum kita berada di tengah pandemi covid-19, tidak semua orang fasih dengan teknologi tetapi sekarang menuju ke arah digital menjadi suatu hal yang wajib. Jika tidak, kita akan tertinggal dan kesulitan dalam beraktifitas. Berbelanja online menjadi salah satu pelarian untuk menghabiskan uang THR. Maka dari itu, batasi berbelanja online apabila barang yang dibeli bukanlah suatu kebutuhan. Jangan juga mudah tergoda oleh diskon-diskon yang ada di online shop atau e-commerce, agar kamu bisa mengelola uang THR lebih bijak dan cerdas.

Sisihkan untuk Ditabung

Salah satu kesalahan dan kesulitan terbesar seseorang saat memiliki uang lebih adalah menyisihkan beberapa persen uangnya untuk ditabung. Sifat konsumtif sering kali menggerogoti pemuasan ego dan kesenangan mata sementara. Hal inilah yang membuat kamu tidak memiliki tabungan untuk pemenuhan kebutuhan kamu. Nah, dengan adanya uang THR tentu akan mendongkrak finansialmu karena mendapatkan uang diluar gaji bulanan kamu. Ada baiknya kamu menyisihkan minimal 10 persen dari uang THR mu untuk keperluan di masa depan. Sekali lagi diingatkan, supaya kamu bisa menahan sifat konsumtif untuk membeli barang yang mungkin tidak berguna dan membuatmu menyesal karena tidak memiliki kondisi finansial yang stabil.

Membayar Zakat dan Sedekah

Sebagai umat Muslim, membayar zakat dan sedekah menjadi hal yang wajib agar harta yang dimiliki lebih berkah. Zakat yang perlu dibayar antara lain zakat profesi dan zakat fitrah. Menurut aturan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) 2017, kamu wajib mengeluarkan zakat sebesar 2,5 persen. Sedangkan, untuk besaran zakat fitrah yang wajib dikeluarkan per orang adalah 3,5 liter beras atau uang yang dengan harga beras tersebut.

Memulai Bisnis

Tak pernah ada kata terlambat untuk memulai dan terjun ke dunia bisnis. Jika kamu memang tampak tertarik pada bisnis, tak ada salahnya bila kamu memanfaatkan ketertarikan tersebut. Cobalah sisihkan uang THR lebaran untuk modal bisnis kecil-kecilan, misalnya bisnis kerajinan tangan atau makanan.

Dana Darurat

Alokasikan uang THR kamu untuk dana darurat paling tidak 20 persen sampai 30 persen. Hal ini penting dilakukan karena kamu tidak akan tahu kebutuhan darurat seperti apa yang akan membutuhkan sejumlah uang. Bisa saja kamu mengalami kecelakaan, kerusakan rumah atau kendaraan, kehilangan pekerjaan dan seterusnya. Maka dari itu, pakai uang THR mu lebih bijak, kamu bisa memulai dengan memilih wadah menabung yang mudah dicairkan dan rendah risiko untuk menyimpan dana darurat seperti uang tunai, tabungan, deposito, emas atau reksadana pasar uang.

Mulai Berinvestasi

Jika kamu sudah punya tabungan yang jumlahnya terbilang banyak, tak ada salahnya bila sebagian tabungan dimanfaatkan untuk berinvestasi. Hal ini akan membuat kamu termotivasi untuk belajar investasi secara serius sekaligus mengelola uang yang dimiliki secara lebih teliti.

Mengelola uang THR seperti di atas sekarang bisa kamu lakukan dengan membuka tabungan digital. Caranya sangat praktis lho. Kamu tinggal mengakses website https://bukarekening.bri.co.id/digital-saving/ lalu klik opsi Buka Rekening. Kemudian, ikuti beberapa langkah mudah berikut inI:

  • Menyiapkan dokumen berupa KTP dan NPWP serta mengisi data diri.
  • Memilih jenis rekening dan lokasi kantor cabang BRI terdekat di sekitar tempat tinggalmu.
  • Melakukan video recording untuk memenuhi tahap verifikasi.
  • Mengaktifkan rekening baru dengan melakukan setoran awal.
  • Membuat akun internet banking BRI agar bisa mengunakan segala fasilitas perbankan BRI.

Nah, jadi tunggu apa lagi? Miliki tabungan digital di BRI dapatkan banyak keuntungan dan kemudahan dalam bertransaksi. Pengelolaan finansial mu dijamin lebih aman dengan fasilitas mumpuni yang diberikan.