Back to top

PROMO DETAIL BANK BRI

Tips Aman Delivery Makanan Selama Pandemi

Tips Aman Delivery Makanan Selama Pandemi

2021-05-27 14:08:54

Pandemi Covid-19 yang melanda dunia turut menyebabkan perubahan gaya hidup seluruh kalangan masyarakat. Proses bisnis dan pekerjaan lebih banyak dilakukan dari rumah untuk mengurangi risiko penyebaran penyakit menular. Kalau kamu termasuk orang yang lebih sering bekerja dari rumah (Work From Home atau WFH), kemungkinan besar kamu sering tidak sempat memasak makanan sendiri. Bila hal tersebut terjadi padamu, sudah pasti delivery makanan terdekat yang jadi solusinya.

Sekarang, sudah banyak restoran dan warung makan yang bekerja sama dengan jasa delivery ojek online untuk mempermudah proses pemesanan dan pengantaran makanan. Bahkan, tak sedikit pula bisnis kuliner yang mengusung konsep cloud kitchen sehingga tidak menyediakan fasilitas makan di tempat karena hanya melayani delivery atau take away. Sebenarnya kamu tidak perlu terlalu khawatir memesan makanan secara online selama pandemi. Beberapa tips aman delivery makanan berikut ini akan membuat makanan pesananmu tetap higienis dan sehat ketika sampai di tanganmu:

Memesan Makanan dari Restoran yang Terjamin Kebersihannya

Sebelum menggunakan jasa delivery makanan terdekat, kamu harus memilih restoran atau tempat makan yang terjamin kebersihannya. Perhatikan beberapa hal penting ini sebelum memesan makanan secara online:

  1. Memesan makanan dari tempat yang sudah menjadi langgananmu. Sehingga kamu sudah mengetahui kondisi kebersihan tempat dan proses pengolahan makanan secara rinci.
  2. Memprioritaskan pemesanan makanan di tempat yang memperoleh rating tinggi pada aplikasi ojek online. Rating yang tinggi membuktikan bahwa kualitas makanan di tempat tersebut telah terjamin dari segi rasa, kemasan, maupun kehigienisannya.
  3. Mencari informasi tentang testimoni terlebih dahulu sebelum memesan makanan. Restoran yang mendapatkan banyak testimoni positif membuatmu tak perlu ragu memesan makanan.
  4. Melakukan pemesanan makanan di restoran yang mengemas produknya secara higienis, misalnya menggunakan kemasan kedap udara dan memakai cable tie untuk meminimalkan kontak selama proses delivery.

Melakukan Pemesanan Makanan di Luar Jam Sibuk

Memesan makanan di jam sibuk bukan hanya membuat makananmu datang lebih lama. Lebih dari itu, hal tersebut membuat makanan pesananmu berada lebih lama di luar ruangan. Bukan mustahil bila pihak restoran membiarkan makananmu berada dalam kondisi terbuka selama beberapa waktu. Hal tersebut tentu meningkatkan risiko penyebaran penyakit menular melalui makanan. Jadi, sebaiknya kamu memesan makanan di luar jam sibuk, misalnya 1,5 jam sebelum waktu makan siang. Dengan demikian, makananmu jadi lebih higienis dan lebih cepat sampai di tujuan.

Menerapkan Physical Distancing saat Menerima Makanan

Risiko penyebaran penyakit menular memang bisa berasal dari mana saja, termasuk jika kamu melakukan kontak fisik dengan orang lain. Itulah sebabnya kamu disarankan untuk tetap melakukan physical distancing saat menerima makanan dari kurir atau pengemudi ojek online. Ketika memesan makanan via aplikasi ojek online, kamu bisa memilih opsi contactless delivery untuk meminimalkan kontak fisik. Pengemudi ojek online akan meletakkan makanan pesananmu di tempat yang sesuai dengan instruksimu.

Menggunakan Masker saat Berinteraksi dengan Kurir

Jika kamu terpaksa melakukan interaksi dengan kurir atau pengemudi ojek online saat memesan makanan, jangan lupa mematuhi protokol kesehatan, ya. Kamu wajib menggunakan masker medis atau masker kain yang sesuai dengan standar World Health Organization (WHO). Penggunaan masker sangat penting untuk meminimalkan risiko penularan penyakit. Interaksi antara 2 orang yang menggunakan masker dapat mengurangi resiko penyebaran Covid-19 hingga 95%.

Mencuci Tangan Sebelum dan Setelah Mengambil Makanan

Tak banyak orang yang menyadari bahwa kemasan makanan bisa menjadi perantara penyebaran penyakit menular, termasuk Covid-19. Berdasarkan penelitian yang dilakukan WHO, virus Covid-19 bisa bertahan selama kurang lebih 72 jam pada permukaan plastik dan stainless steel. Untuk mengantisipasi hal tersebut, sebaiknya kamu mencuci tangan sebelum dan setelah mengambil makanan pesananmu. Gunakan sabun cuci tangan yang mengandung antiseptik untuk mencuci tangan selama 20 detik atau hand sanitizer dengan kadar alkohol minimal 70% supaya tanganmu higienis.

Membuang atau Mencuci Kemasan Makanan

Kemasan makanan berupa plastik atau styrofoam sebaiknya langsung dibuang setelah makanan di tuang ke wadah lain. Namun, wadah berupa kotak makanan yang bisa digunakan berulang kali sebaiknya segera dicuci. Proses mencuci wadah makanan dengan sabun cuci piring dan air mengalir akan membasmi virus dan mikroorganisme penyebab penyakit lainnya. Usai mencuci wadah makanan tersebut, jangan lupa mengeringkannya sampai tuntas sebelum menggunakannya kembali.

Memanaskan Makanan Sebelum Menyantapnya

Jangan ragu dengan kehigienisan makanan yang kamu pesan dari restoran. Kamu bisa menjamin kebersihannya dengan cara memanaskan makanan sebelum menyantapnya. Teknik memanaskan makanan dengan cara mengukus atau memasukkannya ke microwave akan mencegah risiko kontaminasi virus pada makanan tersebut. Setelah makanan dipanaskan kembali, kondisinya jadi lebih higienis dan siap disantap.

Memprioritaskan Pesanan Berupa Lauk Instan

Kalau kamu tidak sempat memasak sendiri di rumah dan bosan memesan makanan instan, kamu bisa mencoba alternatif makanan lain berupa lauk instan. Aneka lauk dan frozen food seperti rendang, empal, nugget, lidah sapi cabai ijo, atau beragam jenis sambal memang nikmat untuk disantap bersama nasi. Berbeda dengan makanan siap saji yang kelezatannya berkurang saat dipanaskan lagi, lauk instan justru harus dipanaskan agar tetap fresh dan higienis sebelum disantap. Kamu bisa tetap menikmati sensasi rasa makanan rumahan meskipun tidak sempat memasak.

Membayar Pesanan dengan Sistem Non Tunai (Cashless)

Sistem pembayaran cashless satu cara mencegah penyebaran virus Covid-19 melalui upaya pembatasan kontak fisik. Ketika memesan makanan melalui aplikasi ojek online, aplikasi tersebut akan langsung memotong saldo dompet digitalmu sehingga kamu tidak perlu menyentuh uang dan melakukan kontak fisik dengan pengemudi ojek online yang mengantarkan pesananmu. Selain efektif meminimalkan kontak fisik, sistem pembayaran cashless juga terbilang unggul karena beberapa kelebihan ini:

  1. Keamanannya lebih terjaga.
  2. Praktis tanpa harus membawa uang tunai dalam jumlah banyak.
  3. Membantumu mencatat pengeluaran secara rinci berdasarkan rekam jejak finansial.
  4. Ada platform dompet digital yang menyediakan promo menarik berupa potongan harga atau cashback.

Sekarang, proses memesan delivery makanan terdekat jadi semakin mudah karena kamu tak perlu keluar rumah saat hendak mengisi dompet digital. Saldo dompet digital OVO, Gopay ataupun dompet digital lainnya bisa diisi melalui aplikasi BRImo dengan langkah-langkah sebagai berikut:

Cara Top Up Dompet Digital 

  1. Login di aplikasi BRImo.
  2. Pilih opsi Dompet Digital, kemudian pilih akan melalukan top up Gopay, LinkAja, OVO, ShopeePay dan DANA.
  3. Selanjutnya masukin nominal, untuk top up dompet digital di BRImo.
  4. Masukkan Pin BRImo hingga transaksi top up Gopay, LinkAja, OVO, ShopeePay dan DANA sukses.


Nanti kalau saldo dompet digitalmu sudah terisi penuh, kamu pun lebih leluasa memesan delivery makanan terdekat sesuai seleramu. Proses memesan makanan jadi makin praktis dan menyenangkan dengan transaksi cashless yang super aman.