Back to top

PROMO DETAIL BANK BRI

Tips agar Pernikahan Menjadi Awet dan Bahagia

Tips agar Pernikahan Menjadi Awet dan Bahagia

2021-04-05 10:11:22

Banyak orang beranggapan kalau pernikahan akan terasa hambar seiring bertambahnya usia. Anggapan tersebut memang tak salah karena mayoritas orang mengalaminya. Namun, mempertahankan pernikahan agar awet dan bahagia bukanlah hal mustahil bila kamu dan pasangan memahami tujuan pernikahan dan memegang teguh komitmen untuk menua bersama.

Jadi, apa kunci mempertahankan pernikahan supaya awet dan bahagia? Yuk, simak dulu ulasan tipsnya berikut ini!

Menjaga Komunikasi dengan Pasangan

Perasaan hambar dalam pernikahan sering terjadi karena kualitas komunikasi yang terus berkurang. Bila kamu jarang berkomunikasi dengan pasangan, risiko kesalahpahaman dan konflik akan semakin besar. Oleh sebab itu, kamu dan si dia harus meluangkan waktu untuk berkomunikasi di sela-sela rutinitas harian, ya. Kalaupun kamu dan pasangan benar-benar tak sempat, luangkan saja waktu untuk melakukan pillow talk sekitar 20 hingga 30 menit sebelum tidur. Berbagi cerita dengan pasangan akan menambah keharmonisan dan menjaga rasa pengertian satu sama lain.

Bertanggung Jawab dalam Menjalani Rumah Tangga

Berdasarkan penelitian tentang kehidupan pernikahan, para peneliti menemukan fakta bahwa sikap bertanggung jawab penting untuk menjaga pernikahan agar awet dan bahagia. Tujuan pernikahan bisa dicapai dengan bila kamu dan pasangan sama-sama bertanggung jawab dalam menjalani peran masing-masing. Misalnya, mengurus anak dan rumah bukan hanya tugas yang harus dibebankan pada istri. Para suami juga berkewajiban membantu supaya istri tidak kelelahan dan merasa dihargai. Pernikahan memang merupakan proses untuk belajar bertanggung jawab seumur hidup.

Mengontrol Diri Secara Bijak

Semua orang pasti bisa tak akan kesulitan menjalani pernikahan ketika sedang merasa bahagia. Namun, tidak demikian halnya jika sedang mengalami konflik dengan pasangan. Ego yang tidak terkontrol bisa membuah kemarahan jadi tak terkendali. Bahkan, tak jarang pula menyebabkan kekerasan dalam rumah tangga hingga berujung perceraian. Kamu dan pasangan harus memiliki kemampuan mengontrol diri secara bijak dalam mengarungi bahtera rumah tangga. Saat sedang sama-sama emosi, menjauhlah sejenak untuk menenangkan diri. Kamu bisa mengajak pasangan untuk membahas dan menyelesaikan masalah ketika emosi sudah mereda.

Menyempatkan Waktu untuk Menikmati Momen Berduaan

Kesibukan mengurus rumah tangga dan anak-anak sering membuat cinta dalam pernikahan semakin berkurang. Padahal, mempertahankan kehangatan hubungan sangat penting supaya kamu dan pasangan selalu harmonis. Sebaiknya kamu meluangkan waktu untuk berduaan dengan pasangan jika waktunya memungkinkan, misalnya ketika kamu menitipkan anak-anak untuk diasuh sebentar oleh orang tuamu. Ketika anak mulai beranjak remaja, kamu semakin punya banyak waktu untuk berduaan dengan pasangan. Jangan sia-siakan waktu tersebut, ya. Mengurus pekerjaan, bisnis, atau rumah tangga memang terasa sibuk, tetapi kualitas hubungan dan rasa cinta terhadap pasangan juga mesti menjadi prioritas.

Memberikan Kejutan-Kejutan Kecil untuk Pasangan

Tujuan pernikahan yang tetap terjaga juga harus diimbangi dengan hal-hal kecil yang manis, misalnya memberikan kejutan untuk pasangan. Banyak lho hal yang bisa kamu lakukan untuk menyenangkan pasangan dan membuatnya penasaran, misalnya mengirimkan makanan kesukaan saat pasangan sedang bekerja, memberi kado kecil di hari ulang tahun pernikahan, atau menyiapkan short escape dan staycation di sela-sela kesibukan. Hal-hal sederhana tersebut akan membuat si dia jadi penasaran dan makin cinta denganmu. Wah, so sweet banget, ya.

Memperbaiki Penampilan dengan Cara Hidup Sehat

Mayoritas orang cenderung cuek dengan penampilan bila sudah memiliki pasangan hidup. Tubuh jadi gemuk secara signifikan dan gaya berpakaian pun jadi sembarangan. Sebenarnya kamu tak harus mengeluarkan banyak uang untuk memperbaiki penampilan. Kamu hanya perlu menjalani gaya hidup sehat secara teratur agar selalu bugar. Bonusnya, berat badan jadi ideal dan penampilan makin menarik bila kamu menjalani gaya hidup sehat. Mulai sekarang, kamu harus mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang, mengurangi asupan kalori berlebihan, berolahraga secara rutin, dan istirahat yang cukup. Penampilan yang menarik bukan hanya soal menghargai diri sendiri tetapi juga bisa membuat pasangan makin cinta.

Memberi Perhatian kepada Keluarga Pasangan

Siapa sih yang tidak senang bila keluarganya diperhatikan?

Nah, ini nih yang membuatmu harus lebih peka memberikan perhatian kepada keluarga pasangan. Jangan ragu untuk berpartisipasi dalam acara keluarga, membantu, atau membawakan buah tangan ketika mengunjungi keluarga pasangan. Sehingga hubungan dengan keluarga pasangan senantiasa terjaga baik dan kamu dianggap sebagai bagian penting dari keluarga tersebut. Kalau sedang punya waktu senggang, luangkan waktu untuk beraktivitas bersama mertua, ya. Cari tahu soal kesukaan pasanganmu sehingga kamu memahami cara memanjakannya.

Menerima Perbedaan dengan Lapang Dada

Perbedaan dalam pernikahan selalu ada meskipun sudah menjalaninya bertahun-tahun. Banyak perbedaan yang rentan memicu konflik, misalnya perbedaan prinsip, pola pengasuhan anak, dan cara menangani masalah. Namun, perbedaan tersebut tidak boleh memicu konflik yang membahayakan pernikahan. Kamu dan pasangan justru harus lapang dada menerima perbedaan tersebut. Setiap perbedaan harus didiskusikan dengan kepala dingin supaya kamu dan dia bisa menentukan solusi terbaik.

Membatasi Komunikasi dengan Lawan Jenis

Komunikasi dengan lawan jenis bukanlah hal yang diharamkan bagi kamu yang sudah punya pasangan hidup. Namun, alangkah lebih baik kalau kamu membatasi komunikasi dengan lawan jenis untuk menghindari fitnah dan kecemburuan pasangan. Kamu tak perlu berinteraksi secara berlebihan dengan teman, ipar, rekan kerja, atau partner bisnis, demikian pula halnya dengan pasangan. Kamu dan dia harus saling mengerti dan menjaga perasaan satu sama lain melalui pembatasan interaksi dengan lawan jenis, terutama di luar jam kerja.

Menyimpan Konflik Rumah Tangga dari Konsumsi Publik

Konflik rumah tangga merupakan hal yang tak bisa dihindari. Namun, bukan berarti kamu boleh mengungkapkannya kepada orang lain, termasuk kepada keluarga atau sahabat. Kamu harus menghormati kesucian rumah tangga dengan menyimpan konflik secara rapi. Berusahalah menyelesaikan konflik tersebut dengan pasangan agar tidak menjadi konsumsi publik. Dengan demikian, pasanganmu akan merasa dihargai karena masalah rumah tangga tidak diketahui pihak luar.

Mengelola Kondisi Finansial Keluarga Secara Cermat

Tak jarang konflik rumah tangga disebabkan oleh kondisi finansial yang buruk dan tidak terencana. Oleh sebab itu, kamu dan pasangan mesti melakukan beberapa hal ini untuk menjaga kestabilan finansial keluarga:

- Menabung secara rutin dengan menyisihkan pendapatan bulanan.

- Merintis bisnis sampingan untuk menambah pemasukan.

- Menghemat pengeluaran dengan meminimalkan hal-hal yang tidak perlu, misalnya sering makan di luar rumah, membeli barang-barang mewah, atau mengajukan kredit untuk barang yang tidak dibutuhkan.

- Menyisihkan sebagian tabungan untuk diinvestasikan secara rutin.

- Mencatat pemasukan dan pengeluaran rumah tangga secara rutin sehingga bisa mengidentifikasi dan mengatasi penyebab boros.

Kalau selama ini kamu tergolong orang yang malas mencatat pemasukan dan pengeluaran rumah tangga, kini aplikasi BRImo bisa membantumu mengatasi hal tersebut. Aplikasi keuangan digital dari BRI tersebut memiliki fitur Personal Financial Management (PFM) yang dapat mencatat pengeluaran otomatis di BRImo sedangkan pendapatan Nasabah bisa dicatat dalam fitur Personal Financial Management (PFM) tersebut. Fitur PFM akan mempermudah kamu mencatat anggaran rumah tangga sehingga kamu dan pasangan bisa menjaga kestabilan kondisi finansial keluarga secara mudah.

Sekarang, yuk install dulu BRImo di smartphone-mu dan lakukan registrasi supaya bisa menggunakan fitur Personal Financial Management serta beberapa fitur penting lainnya di BRImo!