Back to top

PROMO DETAIL BANK BRI

Tips agar Dompet Tidak Jebol saat Bagi-bagi Uang THR untuk Anak-Anak

Tips agar Dompet Tidak Jebol saat Bagi-bagi Uang THR untuk Anak-Anak

2021-04-27 17:25:04

Tunjangan Hari Raya (THR) merupakan rezeki yang selalu dinantikan menjelang lebaran. Maklum saja, rezeki tersebut memang bukan cuma hak kamu seorang. Kamu juga membutuhkannya untuk berbagi rezeki kepada sesama, terutama keluarga. Uang THR bukan hanya penting untuk kebutuhan di hari raya nan fitri melainkan juga sudah dinantikan anak-anak.

Bagi-bagi uang THR memang jadi tradisi yang tak bisa dilewatkan di hari Idulfitri. Anak-anakmu, keponakan, sepupu, dan handai taulan cilik lannya tentu senang bila bisa mendapatkan uang THR. Agar dompetmu tidak jebol karena tradisi berbagi THR, sebaiknya kamu mengikuti beberapa tips ini:

Menyiapkan THR untuk Anak-Anak Sejak Jauh Hari

Kalau tabunganmu pernah terkuras habis akibat bagi-bagi uang THR, pasti kamu merasa kapok. Namun, hal tersebut tak boleh menyurutkan niat untuk berbagi rezeki, ya. Kamu hanya perlu lebih cermat merencanakan kondisi finansial agar rencana berbagi uang THR bisa berjalan lancar. Berkaca dari pengalaman sebelumnya, alangkah lebih baik bila kamu menyiapkan THR untuk anak-anak sejak jauh hari. Misalnya, kamu menyisihkan jumlah uang yang tetap setiap bulan supaya nanti THR yang kamu dapatkan menjelang Idulfitri tidak terkuras habis untuk anak-anak.

Menyisihkan Uang THR dengan Porsi yang Tepat

Uang THR yang jumlahnya banyak memang membuatmu patut bersyukur. Karena kamu jadi tidak perlu menabung sejak jauh hari untuk bagi-bagi uang THR. Namun, kamu harus tetap mengelola uang THR secara bijak, ya. Sisihkan uang THR dengan porsi yang tepat untuk berbagi dengan anak-anak, contohnya 20% hingga 30% bila kamu memang punya banyak sanak saudara yang masih kecil. Jangan lupa belajar dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya tentang jumlah uang THR yang mesti kamu keluarkan. Kemudian, tambahkan sedikit untuk mengantisipasi kekurangan. Jika kamu menyisihkan uang THR untuk anak-anak sebesar 2 juta rupiah pada tahun lalu, maka setidaknya tahun ini kamu mesti menyisihkan 2,5 juta rupiah.

Meminimalkan Penggunaan Dana Darurat

Ternyata tak sedikit orang yang mengggunakan dana darurat saat bagi-bagi THR untuk anak. Sebenarnya hal ini kurang baik bagi kondisi finansialmu. Sebab dana darurat harus tetap ada demi mengantisipasi kebutuhan tak terduga. Daripada menggunakan dana darurat, alangkah lebih baik jika kamu menabung sejak jauh hari sehingga uang THR yang dibutuhkan bisa terkumpul secara maksimal menjelang lebaran.

Membuat Daftar Penerima THR

Sering kewalahan saat bagi-bagi uang THR karena memiliki keluarga besar?

Kamu bisa menyiasatinya dengan membuat daftar penerima THR sejak jauh hari. Catatlah anggota keluarga, tetangga, dan orang-orang terdekat yang akan menerima THR. Bila kamu membuat daftar secara rinci, niscaya tak ada nama yang terlewatkan. Tips sederhana ini akan membuat pengeluaran untuk THR jadi lebih terencana sehingga risiko boros pun dapat diminimalkan.

Memprioritaskan Keluarga dan Orang-Orang Terdekat

Tak usah minder kalau kamu tidak punya persiapan uang THR yang banyak untuk dibagikan tahun ini. Kamu hanya perlu memprioritaskan keluarga dan orang-orang terdekat terlebih dahulu. Siapkan uang THR untuk keluarga dan urungkan niat untuk berkunjung ke rumah para kerabat sehingga pengeluaran untuk THR bisa diminimalkan. Pandemi membuat semua orang masih harus mematuhi prinsip physical distancing sehingga hal ini bisa menjadi alasan untuk menunda silaturahmi. Kesehatan terjaga, isi dompet pun tetap aman pada Idulfitri kali ini.

Membagi Porsi Uang THR Secara Proporsional

Bagi-bagi uang THR untuk anak-anak tak harus membuatmu mengeluarkan uang dengan jumlah yang sama. Maksudnya, anak kecil bisa mendapatkan uang THR yang jumlahnya jauh lebih sedikit daripada remaja. Contoh proporsi uang THR yang bisa menjadi acuanmu adalah sebagai berikut:

 Anak tetangga: 2 ribu hingga 10 ribu rupiah.
- Anggota keluarga yang belum sekolah: 10 ribu hingga 50 ribu rupiah.
- Anggota keluarga yang sudah SD-SMP: 50 ribu hingga 100 ribu rupiah.
- Anggota keluarga yang sudah SMA atau kuliah: 100 ribu hingga 200 ribu rupiah.

Kamu tak harus menggunakan acuan tersebut sebagai patokan utama kok. Karena kamu bisa membuat standar sendiri sesuai jumlah uang THR yang telah kamu siapkan.

Memberikan Barang Dibandingkan Uang

Sebenarnya kamu tidak harus memberikan THR dalam bentuk uang. Kamu bisa menghemat pengeluaran dengan memberikan THR berbentuk barang. Namun, usahakan untuk benar-benar mengetahui kebutuhan si penerima THR, ya. Misalnya, anak usia sekolah membutuhkan hadiah berupa peralatan tulis sedangkan anak-anak yang belum sekolah masih cocok diberikan hadiah berupa makanan. Memberikan barang yang unik dan bermanfaat membuat hadiah THR jadi lebih berkesan dan penuh kenangan dibandingkan memberi uang.

Menggunakan Amplop untuk Mengemas Uang THR

Apakah kamu pernah minder dengan sanak saudara yang memberikan uang THR dalam jumlah banyak?

Rasa minder tersebut tak boleh membuatmu jadi boros, ya. Sebaiknya kamu tetap menahan diri tanpa perlu merasa tersaingi. Ada satu cara nih yang bisa kamu lakukan untuk menyiasati hal tersebut. Jangan lupa menyiapkan amplop khusus THR Idulfitri untuk mengemas uang yang telah kamu siapkan. Dengan demikian, uang THR darimu tidak langsung terlihat oleh orang lain sehingga tak ada yang tahu berapa jumlahnya. Sekarang banyak lho amplop THR Idulfitri yang desainnya menarik dan harganya terjangkau. Kamu bisa mengelompokkan nominal uang THR berdasarkan penggunaan amplop yang desainnya berbeda agar tidak saling tertukar.

Menukarkan Uang dengan Pecahan yang Lebih Kecil

Persiapan bagi-bagi uang THR juga mencakup penukaran uang dengan pecahan yang lebih kecil. Hal ini penting untuk dilakukan supaya kamu bisa membagi jatah uang THR tersebut secara proporsional. Kamu juga dapat mengemas uang THR pecahan kecil sebanyak beberapa lembar agar tampak lebih menarik. Siapa sih yang tidak senang bila diberi beberapa lembar uang baru yang masih mulus di hari raya Idulfitri.

Jika kamu selalu kewalahan menyiapkan uang THR untuk anak-anak setiap tahun, berarti kamu harus melakukan evaluasi finansial pribadi secara menyeluruh. Mungkin selama ini kamu terlalu boros sehingga tidak bisa menabung untuk persiapan THR atau senantiasa menghabiskan uang THR hasil kerja yang kamu dapatkan menjelang Idulfitri. Mencatat pemasukan dan pengeluaran setiap bulan adalah salah satu cara efektif meminimalkan pengeluaran yang tidak penting. Kini, kamu juga bisa mengandalkan BRImo untuk mempermudah pencatatan anggaran pribadi.

Salah satu fitur BRImo yang wajib kamu manfaatkan adalah Personal Financial Management (PFM). Aplikasi keuangan digital dari BRI tersebut memiliki Personal Financial Management (PFM) yang dapat mencatat pengeluaran otomatis di BRImo sedangkan pendapatan Nasabah bisa dicatat dalam fitur Personal Financial Management (PFM) tersebut. Personal Financial Management dari BRImo akan mempermudah kamu mencatat anggaran pribadi setiap bulan. Sehingga kamu bisa berhemat secara maksimal demi mendukung persiapan hari raya secara matang.

Jadi, tradisi berbagi THR di hari raya tak boleh bikin dompet jadi jebol, ya. Jalani tradisi tersebut secara bijak agar kondisi finansialmu tetap sehat pasca hari raya.