Back to top

PROMO DETAIL BANK BRI

Seberapa Besarkah Manfaat MRT dan KRL bagi Kaum Urban?

Seberapa Besarkah Manfaat MRT dan KRL bagi Kaum Urban?

2021-04-13 16:00:44

Apakah kamu termasuk generasi produktif ibu kota yang harus berangkat kerja atau berbisnis di luar rumah setiap hari?

Jika iya, pasti kamu tak asing lagi dengan Kereta Rel Listrik (KRL) dan Mass Rapid Transit (MRT). Dua moda transportasi umum tersebut memang akrab dengan masyarakat ibu kota atau orang-orang yang tinggal di daerah penyangga (Jabodetabek dan sekitarnya) tetapi beraktivitas di ibu kota. Kapasitas KRL dan MRL dapat menampung banyak penumpang, masing-masing berkisar di angka 2.000 dan 1.950 penumpang. Rute MRT dan KRL melintasi banyak lokasi strategis di ibu kota dan daerah sekitarnya sehingga selalu ramai penumpang, terutama pada hari dan jam kerja.

Kira-kira apa saja sih manfaat spesifik dari kehadiran MRT dan KRL di ibu kota? Ini dia ulasan selengkapnya!

Membuka Banyak Peluang Kerja

Kehadiran moda transportasi MRT dan KRL jelas membuka banyak peluang kerja bahkan sejak dalam fase perencanaan. Terbukti bahwa realisasi MRT tahap 1 sudah menciptakan kurang lebih 40.000 peluang kerja, mulai dari tim perencanaan, pekerja konstruksi, hingga pekerja yang bertanggung jawab dalam proses operasional MRT. Manfaat yang satu ini jelas bermanfaat bagi generasi produktif di tanah air. Di tengah maraknya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) akibat krisis selama pandemi, transportasi umum MRT dan KRL tetap dapat mempertahankan para pekerjanya karena masyarakat tetap membutuhkan layanan transportasi setiap hari.

Membantu Mengurangi Polusi Udara

Kondisi polusi udara di ibu kota Jakarta memang sangat memprihatinkan. Bahkan, data AirVisual IQAir.com pada Juli 2020 mencatat bahwa Jakarta menjadi kota penyumbang polusi udara terbesar di dunia setelah New Delhi. Ratusan titik kemacetan di Jakarta menjadi biang keladi polusi udara akibat maraknya penggunaan kendaraan pribadi. Duh, miris banget, ya.

Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah untuk mengatasi masalah polusi udara adalah memaksimalkan fungsi transportasi umum. Bila banyak pengemudi kendaraan pribadi yang beralih menggunakan moda transportasi umum, maka jumlah kendaraan bermotor di jalan akan berkurang drastis sehingga emisi kendaraan pun akan berkurang. Hal ini pula yang membuat pemerintah serius meningkatkan pelayanan MRT dan KRL supaya makin banyak orang yang tertarik menggunakan moda transportasi umum tersebut.

Menyingkat Waktu Perjalanan

Perjalanan dengan MRT dan KRL membutuhkan waktu tempuh jauh lebih singkat daripada menggunakan kendaraan pribadi, ojek online, atau taksi online. Selain jadwal kedatangan yang teratur, MRT dan KRL juga beroperasi di jalur khusus sehingga tidak terpengaruh kemacetan lalu lintas. Apalagi bila destinasi yang kamu tuju letaknya sangat dekat dengan stasiun KRL dan MRT. Rute MRT tahap 1 memang masih sangat terbatas dibandingkan rute KRL. Namun, pengembangan rute-rute MRT lanjutan akan membuat moda transportasi ini menjangkau banyak lokasi di ibu kota. Kalau waktu tempuhnya lebih singkat, kamu jadi tak perlu berangkat lebih awal atau takut terlambat sampai di tempat tujuan.

Menempuh Perjalanan Secara Aman dan Nyaman

Dahulu, transportasi kereta api di ibu kota memang identik dengan suasana yang tidak aman dan nyaman. Kamu harus berdesak-desakan, naik kereta bersama hewan ternak atau setumpuk barang, bahkan kamu juga mesti menanggung risiko kecopetan. Namun tidak demikian halnya dengan MRT dan KRL. Kamu bisa menempuh perjalanan secara aman dan nyaman karena MRT dan KRL dilengkapi pendingin ruangan (Air Conditioner atau AC) serta peraturan ketat bagi seluruh penumpang. Penampilanmu tak akan kumal bila bepergian naik MRT dan KRL.

Mendukung Upaya Penghematan karena Tarifnya Terjangkau

Tarif MRT dan KRL juga sangat terjangkau dibandingkan ojek atau taksi online, yaitu mulai dari Rp 3.000 untuk KRL dan Rp 4.000 untuk MRT. Besaran tarif yang harus kamu bayar tergantung dari jarak yang akan kamu tempuh. Semakin jauh jaraknya, maka semakin besar pula tarif KRL dan MRT-nya. Namun, tarif MRT dan KRL tersebut terbilang hemat bagi kamu yang setiap hari harus pergi dan pulang kantor. Upaya penghematanmu akan semakin maksimal bila kamu memanfaatkan MRT dan KRL setiap hari.

Meningkatkan Potensi Berbagai Kawasan Strategis

Kehadiran MRT dan KRL juga membantu meningkatkan potensi di berbagai kawasan ibu kota. Moda transportasi tersebut memicu kemunculan sunrise area yang potensial sebagai tempat tinggal, kawasan bisnis, dan pusat perkantoran. Harga properti yang dilintasi jalur MRT dan KRL biasanya terus meningkat setiap tahun karena lokasinya dianggap strategis dan mudah diakses. Kegiatan perekonomian di kawasan sekitar stasiun MRT dan KRL pun menjadi lebih hidup karena selalu ramai sejak pagi hingga malam hari.

Menarik Minat Investor Asing

Keberadaan transportasi umum yang memadai di tanah air mengindikasikan bahwa pertumbuhan ekonominya berlangsung pesat. Pemerintah dianggap sukses memfasilitasi aktivitas kerja dan bisnis bagi seluruh kalangan masyarakat. Hal positif tersebut turut menarik minat investor asing untuk menanam modal di Indonesia. Sehingga bukan mustahil bila Indonesia mendapatkan suntikan dana besar dari investor asing bila MRT, KRL, dan moda transportasi umum lainnya dikembangkan secara maksimal di masa depan.

Memaksimalkan Upaya Hemat Energi

Bahan Bakar Minyak (BBM) merupakan sumber daya yang tidak dapat diperbaharui karena proses pembentukannya butuh waktu lama. Konsumsi BBM secara besar-besaran untuk kendaraan pribadi jelas membuat ketersediaan sumber daya tersebut semakin menipis. Namun, hal tersebut bisa diatasi melalui penggunaan moda transportasi umum seperti KRL dan MRT. Penggunaan bahan bakar gas atau listrik pada transportasi umum dapat mendukung penghematan BBM sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap jenis bahan bakar tersebut.

Menciptakan Budaya Transaksi Cashless Bagi Seluruh Lapisan Masyarakat

Transaksi cashless dengan e-wallet atau uang elektronik memiliki banyak kelebihan dibandingkan transaksi tunai karena lebih aman, praktis, dan membantu meminimalkan kontak fisik di masa pandemi. Kelebihan tersebut membuat pemerintah turut menggalakkan transaksi cashless melalui sistem pembayaran KRL dan MRT. Kamu wajib menyiapkan uang elektronik untuk membayar tarif KRL dan MRT sesuai dengan jarak perjalanan yang kamu tempuh.

Salah satu uang elektronik yang siap jadi andalanmu saat menggunakan KRL dan MRT adalah BRIZZI. Kini, cek saldo dan top up BRIZZI bisa dilakukan secara praktis melalui aplikasi BRImo. Pertama, kamu harus mengunduh aplikasi BRImo terlebih dahulu di smartphone. Lalu, lakukan login kalau kamu sudah punya akun BRImo atau registrasi bila belum memiliki akun tersebut. Setelah berhasil login, klik opsi BRIZZI lalu tempelkan kartu BRIZZI-mu di belakang smartphone, tunggu sebentar sampai informasi saldo BRIZZI muncul di layar smartphone.

Kalau ingin melakukan top up BRIZZI, klik opsi BRIZZI pada aplikasi BRImo kemudian pilih menu top up online. Selanjutnya, pilih nomor rekening dan masukkan saldo yang akan di-top up. Terakhir, masukkan pin lalu tempelkan kartu BRIZZI ke belakang smartphone hingga layar smartphone menunjukkan penambahan saldo.

Naik KRL atau MRT makin mudah karena kamu bisa menggunakan BRIZZI serta melakukan cek saldo dan top up melalui aplikasi BRImo. Kalau belum pernah mencoba dua moda transportasi tersebut, yuk cari tahu rute MRT dan KRL ke kantormu agar kamu bisa berangkat tanpa khawatir nyasar. Selamat berpetualng dengan MRT dan KRL. Install BRImo sekarang ya di App Store dan Google Play!