Back to top

PROMO DETAIL BANK BRI

Rahasia Cara Mengatur Keuangan agar Tidak Boros dan Tetap Cermat

Rahasia Cara Mengatur Keuangan agar Tidak Boros dan Tetap Cermat

2021-06-21 12:05:23

Semua orang pasti ingin mencapai kondisi finansial yang mapan saat sudah bekerja atau berbisnis. Sayangnya, keinginan tersebut tak akan terwujud bila tidak dibarengi dengan cara mengatur keuangan yang tepat. Oleh sebab itu, kamu wajib mengetahui cara mengatur keuangan agar tidak boros sehingga kamu dapat menyisihkan uang untuk menabung, dana darurat, dan berinvestasi.

Jika kamu berhasil mempraktikkan cara mengatur keuangan berikut ini, niscaya kondisi finansialmu akan lebih stabil dan kamu bisa lekas mapan:

Melakukan Alokasi Keuangan Secara Rinci

Aturan 50/30/20 untuk mencegah kebangkrutan pertama kali diperkenalkan oleh pakar keuangan Harvard, Elizabeth Warren dengan rincian 50% pendapatan untuk kebutuhan rutin, 30% untuk keinginan, dan 20% untuk rencana masa depan. Namun, aturan tersebut dapat dimodifikasi dengan menukar porsi keinginan dan rencana masa depan sehingga kamu memiliki tabungan dan investasi yang jumlahnya besar. Rincian aturan 50/30/20 yang bisa kamu praktikkan adalah sebagai berikut:

- 50% untuk Kebutuhan Utama

Kebutuhan rutin bulanan menjadi prioritas yang mesti selalu diutamakan ketika memperoleh penghasilan. Jadi, kamu wajib mengalokasikan 50% penghasilan untuk kebutuhan tersebut. Kebutuhan esensial biasanya menyangkut belanja rumah tangga, pembayaran tagihan (air, listrik, internet, dan iuran lingkungan), biaya sekolah anak, ongkos atau biaya bahan bakar kendaraan, dan cicilan (bila ada). Kamu harus langsung menyisihkan sebagian penghasilan untuk memenuhi kebutuhan esensial ini setiap bulan.

- 30% untuk Rencana Masa Depan

Jangan lupa bahwa rencana masa depan juga sangat penting untuk kehidupanmu. Oleh sebab itu, kamu harus menyisihkan 30% penghasilan untuk rencana masa depan yang mencakup tabungan, dana darurat, investasi, dan biaya pendidikan anak. Jika suatu hari kamu menghadapi kebutuhan tak terduga yang sifatnya mendesak, kamu bisa memanfaatkan tabungan atau aset untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Risiko gangguan kestabilan finansial akan semakin kecil jika kamu punya rencana masa depan yang matang.

- 20% untuk Gaya Hidup

Kamu masih boleh kok bersenang-senang dengan penghasilan yang kamu dapatkan. Faktanya, kamu bisa menyisihkan 20% penghasilan untuk memenuhi gaya hidup. Kamu dapat menggunakannya untuk hiburan (nongkrong di kafe dan wisata kuliner), membeli barang-barang yang kamu inginkan, melakukan hobi, atau mewujudkan rencana travelling. Sehingga kamu akan terhindar dari risiko stres jika memiliki persiapan dana untuk mendukung gaya hidup.

Melunasi Utang Sesegera Mungkin

Banyak orang tak menyadari kalau utang dengan bunga tinggi akan membuat pengeluaran semakin boros. Utang yang bunganya paling tinggi memang harus dilunasi terlebih dahulu agar kamu tidak perlu membayar kelipatan bunganya terus-menerus. Di samping itu, kamu juga harus membiasakan diri untuk membayar utang tepat waktu agar terhindar dari risiko denda.

Mengenal Latte Factor yang Jadi Biang Keladi Boros

Istilah latte factor pertama kali diperkenalkan David Bach, seorang penulis buku finansial ternama untuk mendefinisikan pengeluaran kecil yang sebenarnya tidak diperlukan tetapi kamu lakukan berkali-kali. Penelitian yang dilakukan Kadence International Indonesia tahun 2013 menyatakan bahwa 28% masyarakat Indonesia berada dalam kondisi pengeluaran lebih besar dibandingkan pendapatan. Hal ini terjadi karena kurangnya perhatian dan pengetahuan tentang latte factor. Sehingga kamu cenderung mudah mengeluarkan uang untuk hal-hal yang tidak terlalu penting.

Beberapa latte factor yang sering terjadi di kalangan generasi muda antara lain:

- Ingin tampil keren demi gengsi hingga memaksakan diri untuk membeli barang-barang branded.

- Sering bergonta-ganti gadget.

- Hobi traveling ke luar kota atau luar negeri.

- Gemar mengikuti tren yang up to date, misalnya tergugah membeli produk fashion terbaru atau berwisata kuliner setelah menyimak liputan food vlogger.

- Gemar nongkrong di kafe bersama para sahabat.

Mulai sekarang, sebaiknya kamu mengenali latte factor yang bikin pengeluaranmu jadi boros. Jika kamu berhasil mengidentifikasi latte factor pribadi, kemungkinan besar kamu akan lebih giat berhemat dan uangmu tak habis percuma hanya demi gaya hidup.

Menyusun Daftar Belanjaan Sebelum Berbelanja

Cara mengatur keuangan agar tidak boros juga mencakup gaya belanja yang teliti. Daftar belanjaan adalah hal yang paling sering diabaikan banyak orang ketika hendak berbelanja. Padahal, membuat daftar belanjaan akan meminimalkan risiko belanja secara berlebihan. Ketika kamu sudah memiliki daftar belanjaan, maka kamu tidak akan mudah tergoda dengan barang-barang lain di luar daftar tersebut. Daftar belanjaan akan membantumu tetap fokus membeli barang-barang yang kamu butuhkan sehingga risiko boros saat berbelanja bisa diminimalkan.

Mengurangi Intensitas Belanja Online

Belanja online memang mengasyikkan sebab kamubisa memesan barang apapun tanpa harus bepergian ke luar rumah. Sayangnya, hobi belanja online juga bisa membuatmu makin boros. Kamu jadi lebih mudah tergoda dengan barang-barang yang tampilannya menarik dan dibanderol dengan harga diskon. Alangkah lebih baik bila kamu memprioritaskan barang-barang kebutuhan rumah tangga saat berbelanja online. Cobalah mengurangi kebiasaan berbelanja pakaian atau barang-barang hobi lainnya supaya pengeluaran tidak membengkak.

Menyiapkan Uang Dingin untuk Berinvestasi

Uang dingin adalah dana mengendap yang dimiliki seseorang dalam jangka panjang. Dengan kata lain, dana tersebut tidak akan digunakan untuk kebutuhan apapun dalam jangka waktu setidaknya hingga lima tahun ke depan. Jika kamu tekun mengumpulkan uang dan sudah memiliki dana darurat serta tabungan yang memadai, kamu bisa memanfaatkan uang dingin untuk berinvestasi.

Kamu wajib memperhatikan beberapa hal penting ini bila sebelum mulai berinvestasi:

- Pelajari jenis investasi yang paling mudah dan risikonya terbilang kecil.

- Sesuaikanlah jenis investasi dengan kemampuan finansialmu. Misalnya, kamu bisa berinvestasi di bidang saham, reksadana, deposito, atau logam mulia kalau memiliki uang dingin kurang dari sepuluh juta. Sedangkan uang dingin yang mencapai ratusan juta hingga miliaran rupiah lebih cocok diinvestasikan dalam bentuk properti.

- Jangan terburu-buru menikmati keuntungan investasi. Biarkan uangmu terus berlipat ganda dalam kurun waktu lama, terutama bila kamu sedang tidak punya kebutuhan mendesak.

Memprioritaskan Gaya Hidup Cashless

Gaya hidup tanpa uang tunai (cashless) juga merupakan salah satu cara mengatur keuangan agar tidak boros. Transaksi via ATM, mobile banking, internet banking, atau e-wallet lebih mudah dipantau karena memiliki rincian yang jelas. Jika kamu termasuk orang yang boros saat membawa uang tunai, sebaiknya kamu mulai membiasakan diri tarik tunai di ATM tanpa kartu.

Cara tarik tunai tanpa kartu ATM bisa dilakukan dengan mudah bila kamu menggunakan BRImo, aplikasi mobile banking persembahan BRI. Kamu hanya perlu mengikuti beberapa langkah ini agar dapat melakukan penarikan saldo tanpa kartu ATM:

- Gunakan aplikasi BRImo versi terbaru kemudian login dengan username dan password seperti biasa. Pastikan kalau koneksi internetmu memadai agar proses tarik tunai berlangsung lancar.

- Setelah berhasil login dan masuk ke halaman home, carilah menu Tarik Tunai. Jika sudah menemukan menu tersebut, pilih opsi Sumber Rekening Dana, masukkan nominal tarik tunai, lalu klik Lanjut. Kalau transaksi berhasil, kamu akan mendapatkan kode unik yang bisa digunakan di mesin ATM. 

- Carilah mesin ATM BRI terdekat lalu klik tombol kiri bawah di sekitar layar ATM.

- Pilih menu Tarik Tunai lalu masukkan kode unik yang sudah kamu dapatkan dari BRImo. Kode tersebut harus cepat digunakan karena hanya berlaku 5 menit.·      Selanjutnya, masukkan nomor HP yang terdaftar di BRImo.

- Tunggu beberapa saat sampai mesin ATM selesai memproses penarikan saldo dari rekeningmu. Maka kamu pun akan segera mendapatkan uang sesuai dengan nominal yang kamu butuhkan.

 

Proses tarik tunai tanpa kartu ATM yang praktis dengan aplikasi BRImo membuatmu tak akan kesulitan memenuhi kebutuhan 

 

Cara mengatur keuangan yang dilakukan dengan efektif mulai hari ini akan mendukung kestabilan finansial mu di masa depan. Kamu juga bisa menjadi teladan yang baik bagi keluarga karena jeli mempersiapkan jaminan masa depan yang cemerlang.