Back to top

PROMO DETAIL BANK BRI

Memahami pengertian Decoy Effect yang Bisa Menyebabkan Keborosan

Memahami pengertian Decoy Effect yang Bisa Menyebabkan Keborosan

2021-08-23 15:34:19

Teknik pemasaran di dunia bisnis selalu berkembang mengikuti perubahan zaman. Tujuannya tentu saja untuk menarik perhatian masyarakat sehingga tergugah untuk belanja lebih banyak atau lebih sering. Salah satu teknik pemasaran yang lazim digunakan adalah decoy effect.

Apa itu decoy effect?

Istilah decoy effect memang tidak terlalu populer di kalangan masyarakat awam. Padahal, implementasi istilah tersebut sudah sangat sering kamu jumpai. Bahkan, tak mustahil bila kamu pernah atau sering terpengaruh trik psikologi pemasaran tersebut.

Decoy effect adalah teknik psikologi di dunia pemasaran yang membuat orang cenderung memilih produk dengan harga paling mahal. Dampak yang sangat efektif untuk meningkatkan omzet penjualan membuat teknik ini masih terus dipraktikkan tim pemasaran di zaman modern. Efek yang dihasilkan teknik ini akan membuat kamu merasa sudah memilih yang termurah sehingga bisa menghemat pengeluaran secara maksimal.

Contoh Decoy Effect yang Terjadi di Pasaran

Setelah mengenal apa itu decoy effect, selanjutnya kamu juga harus memahami beberapa contoh konkret implementasi teknik tersebut:

Produk yang Dijual Lebih murah dengan Harga Grosir

Pernahkah kamu membeli produk secara grosir karena harganya lebih murah?

Misalnya:

1 helai baju harganya Rp 100.000

2 helai baju harganya Rp 180.000

3 helai baju harganya Rp 240.000

4 helai baju harganya Rp 300.000

Kemungkinan besar kamu akan tertarik membeli empat helai baju sekaligus dengan harga Rp 300.000 karena harga satuannya jadi lebih murah. Padahal, belum tentu kamu benar-benar membutuhkan empat helai baju. Terutama jika model baju tersebut sama, hanya berbeda warna atau motif. Inilah yang disebut decoy effect. Kamu akan merasa sangat beruntung membeli empat helai baju dengan harga Rp 75.000 per helai. Sebenarnya, pengeluaran kamu justru lebih hemat kalau hanya membeli sehelai baju seharga Rp 100.000.

Produk Ukuran Kecil, Sedang, Besar

Bentuk decoy effect lainnya dilakukan untuk menjual produk dengan ukuran berbeda. Contohnya:

Kue ukuran kecil harganya Rp 30.000

Kue ukuran sedang harganya Rp 55.000

Kue ukuran besar harganya Rp 60.000

Penentuan harga tersebut biasanya menyebabkan kue ukuran besar lebih diminati. Karena mayoritas orang merasa selisih harga kue berukuran sedang dan besar sangat sedikit. Padahal, kamu harus menyesuaikan pilihan ukuran kue dengan kebutuhan pribadimu. Justru kamu tak perlu membeli kue yang ukurannya terlalu besar bila kue tersebut malah mubazir. Pertimbangan tersebut sangat penting, terutama ketika kamu ingin membeli barang-barang yang tak bisa disimpan dalam waktu lama atau jumlahnya tergolong berlebihan bagi kamu sekeluarga.

Bagaimana Cara Menghindari Godaan Decoy Effect?

Setelah mengenal apa itu decoy effect, sebaiknya kamu melakukan beberapa hal berikut ini agar terhindar dari gaya hidup boros:

Menyisihkan Pendapatan untuk Kebutuhan Utama

Hal pertama yang mesti kamu lakukan setelah menerima gaji adalah menyisihkannya untuk kebutuhan utama. Sesaat setelah mendapatkan gaji, segera alokasikan gaji tersebut untuk kebutuhan rumah tangga, membayar tagihan, kebutuhan anak, membayar cicilan utang (jika ada), dan menabung. Dengan demikian, kamu jadi tak mudah tergoda decoy effect dan mengeluarkan banyak uang untuk berbelanja.

Membuat Daftar Belanja Secara Rinci

Kalau kamu belanja secara impulsif tanpa membuat daftar barang-barang yang ingin dibeli, kemungkinan besar kamu akan tertarik dengan produk yang mengandalkan decoy effect. Itulah sebabnya kamu mesti membuat daftar belanja secara rinci sebelum mulai berbelanja. Catatlah kebutuhan pribadi maupun rumah tangga secara detail lalu periksa beberapa kali supaya tak ada barang yang terlewatkan. Cara sederhana ini akan membuatmu fokus membeli barang-barang kebutuhan yang penting ketika pergi berbelanja. 

Mencari Informasi Diskon Secara Hemat

Ada satu hal lagi yang wajib kamu lakukan bila ingin berhemat dan terhindar dari decoy effect. Kamu harus rajin dan cermat mencari informasi diskon secara berkala sehingga kamu dapat memanfaatkan diskon tersebut pada momen yang tepat. Cermati setiap informasi diskon yang kamu peroleh untuk memastikan bahwa potongan harga tersebut membuatmu benar-benar hemat.

Mencoba Belanja Online dari Rumah

Salah satu cara ampuh menghindari decoy effect adalah berbelanja online dari rumah. Biasanya produk yang dijual secara online tidak dibanderol dalam bundling tertentu sehingga kamu bisa membelinya secara satuan dan tetap hemat. Saat belanja online, pastikan kamu melakukan beberapa hal berikut ini:

- Jangan malas membandingkan harga antara toko online satu dan lainnya agar bisa mendapatkan produk dengan harga termurah.
- Memanfaatkan promo gratis ongkir sehingga tak perlu mengeluarkan biaya ekstra untuk pengiriman barang.
- Menggunakan voucher diskon semaksimal mungkin untuk memperoleh potongan harga terbesar.
- Melakukan aktivitas belanja pada momen istimewa seperti hari raya, hari belanja online nasional (harbolnas), atau hari konsumen nasional karena biasanya toko online memberikan diskon besar pada momen tersebut. 

Jangan Malas Berinvestasi

Kebutuhan finansial diri sendiri dan keluarga bukanlah halangan untuk berinvestasi. Justru kebiasaan berinvestasi bisa membuatmu terhindar dari jebakan decoy effect. Kalau terbiasa berinvestasi, maka keinginan untuk hidup boros akan berkurang. Mulailah dari investasi yang paling mudah seperti emas dan logam mulia karena keduanya mudah didapat dan cocok untuk investasi jangka panjang. Bila nanti kamu memiliki tabungan dalam jumlah cukup banyak, kamu juga bisa berinvestasi di bidang lain seperti reksadana, saham, dan properti sehingga nilai uangmu akan berlipat ganda di masa mendatang.

Mengurangi Intensitas Transaksi Menggunakan Kartu Debit

Transaksi dengan kartu debit memang sangat praktis dan membuatmu tak perlu repot membawa banyak uang. Di sisi lain, keberadaan kartu kredit juga rentan bikin kamu lebih boros kalau kamu sering kalap belanja. Oleh sebab itu, kamu harus menyiasatinya dengan cara yang tepat, misalnya hanya membawa uang tunai secukupnya dan tidak membawa kartu debit ketika bepergian.

Kamu tak perlu khawatir jika ada kebutuhan mendesak ketika kamu tidak membawa kartu debit. Cara tarik tunai tanpa kartu ATM dapat dilakukan dengan mudah bila kamu menggunakan BRImo, aplikasi mobile banking persembahan BRI. Kamu tinggal mengikuti beberapa langkah ini agar dapat melakukan penarikan saldo tanpa kartu ATM:

- Gunakan aplikasi BRImo versi terbaru kemudian login dengan username dan password seperti biasa, menggunakan face ID atau finger print. Pastikan kalau koneksi internetmu memadai agar proses tarik tunai berlangsung lancar.
- Setelah berhasil login dan masuk ke halaman home, carilah menu Tarik Tunai. Jika sudah menemukan menu tersebut, pilih opsi Sumber Rekening Dana, masukkan nominal tarik tunai, lalu klik Lanjut. Kalau transaksi berhasil, kamu akan mendapatkan kode unik yang bisa digunakan di mesin ATM. 
- Carilah mesin ATM BRI terdekat lalu klik tombol kiri bawah di sekitar layar ATM.
- Pilih menu Tarik Tunai lalu masukkan kode unik yang sudah kamu dapatkan dari BRImo.
- Selanjutnya, masukkan nomor HP yang terdaftar di BRImo.
- Tunggu beberapa saat sampai mesin ATM selesai memproses penarikan saldo dari rekeningmu. Maka kamu pun akan segera mendapatkan uang sesuai dengan nominal yang kamu butuhkan.
- Proses tarik tunai tanpa kartu ATM yang praktis dengan aplikasi BRImo membuatmu tak akan kesulitan memenuhi kebutuhan meskipun kartu ATM sedang diblokir untuk sementara waktu.

Setelah menyimak ulasan ini, semoga kamu semakin terampil berhemat dan tidak gampang terjebak dengan decoy effect. Sudah waktunya kamu berhemat dengan cara yang cerdas supaya kondisi finansialmu semakin baik.