Back to top

PROMO DETAIL BANK BRI

Cara Menyelesaikan Masalah dalam Perusahaan

Cara Menyelesaikan Masalah dalam Perusahaan

2021-03-10 10:37:32

Saat memasuki dunia kerja, pasti kamu sering mendengar istilah masalah dalam perusahaan, kan? Masalah adalah hal yang pasti terjadi, karena adanya perbedaan tiap manusia. Walau terlihat kompak, namun di dalam satu divisi pun bisa saja terjadi masalah karena banyaknya individu dengan kepribadian, pola pikir, cara pandang, dan keinginan yang berbeda.

Masalah tentu tidak timbul sendiri, pasti ada penyebab yang melatarbelakanginya. Nah, ada beberapa penyebab yang dapat menimbulkan masalah dalam perusahaan. Bisa dikatakan penyebab ini adalah akar masalah dari sebuah masalah. Hmm, apa saja? Yuk, simak penjelasan berikut!

Komunikasi yang kurang baik

Agar bisa bersosialisasi dengan baik, tentu dibutuhkan komunikasi yang baik juga. Ketika ada komunikasi yang buruk misalnya di dalam satu tim, bisa saja akan berujung pada kesalahpahaman yang memicu terjadinya masalah. Komunikasi yang kurang baik saat ini sayangnya masih menjadi akar penyebab terjadinya masalah.

Masalah pribadi

Tiap orang pasti memiliki masalah pribadi yang berbeda-beda. Begitupula dengan karyawan di kantor. Walau dalam satu tim yang sama, masalah pribadi pun pasti berbeda, kan? Nah, kadang kala masalah pribadi ini ikut terbawa ke dalam lingkungan kerja. Ada beberapa tanda yang biasanya terlihat pada mereka yang memiliki masalah pribadi, seperti, telat masuk kantor, sering izin, telat mengerjakan deadline, kurang produktif, dan lainnya. Nah, jika terus seperti ini, tentu akan mengganggu kinerja tim dan pekerjaan secara keseluruhan. Dari situ, benih-benih masalah bisa timbul.

Perbedaan kepribadian

Yap, bedanya kepribadian dan karakter tiap orang sangat bisa memicu masalah dalam perusahaan. Misalnya dari gaya bicara yang berbeda. Seperti contoh, karyawan A yang memang terbiasa berbicara dengan nada tinggi, akan dinilai tidak sopan atau sedang marah. Sedangkan karyawan B yang terbiasa berbicara dengan nada pelan, bisa saja dinilai lamban dalam pekerjaan. Masalah pun bisa terjadi karena kurangnya penerimaan perbedaan kepribadian dan adanya perbedaan persepsi.

Jika sudah mengetahui apa akar penyebab masalahnya, tentu kamu akan lebih mudah untuk menyelesaikan sebuah masalah. Ada berbagai cara yang bisa diterapkan, kamu bisa memilih cara mana yang paling cocok sesuai dengan lingkungan kerja dan jenis masalahnya. Berikut cara menyelesaikan masalah dalam perusahaan.

Menghadapi masalah dengan tenang

Sebelumnya tanamkan dahulu di pikiranmu bahwa masalah bukan hal yang harus dihindari, tetapi harus dihadapi. Karena kalau kamu berusaha menghindari atau menutupi masalah, kamu tidak akan bisa bebas keluar dari masalah dan justru masalah tersebut akan berkembang. Jadi, hadapi saja dengan tenang dan kepala dingin agar mendapat solusi terbaik.

Menemukan akar penyebab masalah

Beberapa penyebab di atas bisa jadi bahan identifikasi untuk menemukan masalah apa yang sebenarnya terjadi. Jika masih simpang siur, gali lebih dalam dengan cara “menginterogasi” pihak yang bermasalah. Jadi jika kamu adalah pemimpin suatu tim atau divisi dan ada rekan yang bermasalah, tanyakan dengan baik apa masalahnya tanpa memihak. Usahakan netral agar tidak ada pihak yang merasa tidak dibela.

Mendengarkan pendapat

Masalah terjadi salah satunya karena berbeda pendapat. Pada dasarnya, jika ada dua pihak yang sedang bermasalah, dua-duanya merasa ingin dianggap benar oleh orang lain. Jika kamu ingin membantu menyelesaikan masalah, kamu perlu mendengarkan dengan baik pendapat-pendapat dari pihak yang bermasalah dan kembali lagi untuk netral. Fokus saja pada solusi yang akan diambil. Setelah itu, hargai apapun pendapatnya dan ajak untuk berdamai.

Minta solusi dari masing-masing pihak

Cara berdamai yang enak untuk semua adalah dengan meminta solusi dari pihak yang bermasalah. Karena jika kamu mengambil keputusan sendiri yang menurutmu benar, bisa saja itu bukan keputusan yang nyaman untuk kedua pihak yang sedang bermasalah. Jadi sebaiknya minta kedua pihak untuk mengungkapkan ide dan solusi yang diinginkan. Diskusikan juga solusi-solusi yang masuk, lalu ambil solusi yang paling baik untuk kedua pihak. Dengan adanya diskusi seperti ini, kedua pihak akan merasa didengar tanpa ada keberpihakan. Walaupun mungkin ada satu pihak yang akan kalah karena solusinya tidak win-win solution, kamu bisa memberikan opsi atau pemahaman agar ia menerima solusi tersebut.

Mencari orang ketiga sebagai penengah

Jika kamu sebagai anggota atau pemimpin divisi pun sudah tidak bisa mengatasi masalah karena bertambah parah, ada baiknya untuk meminta bantuan dari pihak ketiga sebagai penengah. Kamu bisa meminta bantuan pada HRD yang obyektif dan bisa menjadi mediator dalam masalah perusahaan. Ceritakan masalah yang sedang dihadapi dengan tenang dan detail. Jelaskan pula apa saja cara atau langkah yang sudah kamu tempuh untuk bisa menyelesaikan masalah. Terkadang, HRD bisa melihat dengan perspektif yang berbeda sehingga solusi bisa tercipta dalam masalah tersebut.

Ciptakan sistem yang baik

Cara ini bisa diterapkan setelah masalah selesai dan kedua pihak sudah berdamai. Bisa dibilang ini adalah cara untuk menghindari adanya masalah lagi kedepannya. Hadirnya suatu sistem yang baik dan detail, selain karyawan lebih nyaman, masalah pun akan minim terjadi. Misalnya adanya sistem pembagian pekerjaan antar karyawan agar tidak berantakan. Hadirnya sistem ini membuat karyawan paham jobdesk masing-masing sehingga deadline bisa tercapai dengan rapi. Contoh lainnya adalah sistem dalam keuangan. Walaupun hanya divisi kecil, tetap saja butuh adanya sistem yang baik dalam hal keuangan. Contoh sederhananya seperti mengumpulkan bon untuk reimburse. Jika uang kas divisi berkurang tetapi bukti bon rusak atau tercecer, masalah bisa saja akan timbul, kan? Maka perlu adanya sistem keuangan yang baik agar semua transaksi apapun tercatat tanpa terlewatkan.

Nah, di zaman sekarang, ada beberapa aplikasi pencatat keuangan yang bisa kamu andalkan, salah satunya aplikasi BRImo. Kamu mungkin mengenalnya hanya untuk cek saldo BRIZZI atau transfer uang saja. Tetapi apa kamu tahu ada fitur Catatan Aktivitas?

Catatan Aktivitas ini bisa memberikan kemudahan untuk menampilkan kembali transaksi yang sudah dilakukan. Pada fitur tersebut, akan ada tampilan transaksi-transaksi baik yang berhasil, masih dalam proses, dan juga gagal. Jadi bisa terlihat status transaksinya dengan lebih jelas dan tentu mempermudah pengaturan keuangan.

Dengan menggunakan aplikasi canggih dari BRI ini, tentu pencatatan transaksi pada kas akan lebih transparan dan jelas, sehingga sistem keuangan yang baik pun bisa tercipta. masalah dalam perusahaan pun akan lebih bisa diminimalisir, kan? Makanya yuk, download BRImo sekarang dan nikmati kemudahannya!