Back to top

PROMO DETAIL BANK BRI

Beberapa Cara agar Terhindar dari Serangan Virus Corona

Beberapa Cara agar Terhindar dari Serangan Virus Corona

2021-04-09 10:14:05

Pandemi Covid-19 yang melanda dunia sejak tahun 2020 membuat mayoritas orang lebih peduli terhadap kesehatan dan kebersihan. Covid-19 (yang juga dikenal dengan nama virus Corona) memang masih menjadi masalah besar bagi masyarakat dunia. Ada pengidap virus corona yang tidak menunjukkan gejala tertentu, tetapi ada pula yang mengalami gejala-gejala parah hingga meninggal dunia.

Alangkah lebih baik bila kamu melakukan berbagai cara pencegahan virus Corona daripada lengah dan terjangkit virus tersebut. Cara mencegah penularan virus Corona sebenarnya tidak sulit asalkan kamu konsisten melakukan beberapa hal ini:

Mencuci Tangan Secara Teratur

Cara pencegahan virus Corona yang paling mudah dan patut dilakukan semua orang adalah mencuci tangan secara teratur. Sebaiknya kamu membiasakan diri untuk cuci tangan setelah beraktivitas, usai berkegiatan di tempat umum, sebelum makan, dan setelah buang air. Usahakan untuk mencuci tangan menggunakan air mengalir dan sabun antibakteri. Bersihkan seluruh bagian tangan secara menyeluruh, mulai dari telapak, punggung tangan, hingga sela-sela jari. Lakukan proses mencuci tangan selama 20 detik sebelum membilasnya dengan air mengalir sampai bersih.

Kalau tak ada sabun cuci tangan dan air mengalir, kamu dapat menggunakan hand sanitizer sebagai alternatif. Pilihlah produk hand sanitizer yang mengandung 70% alkohol dan komposisinya terbukti aman bagi kesehatan kulit. Oh iya, jangan lupa mengajak keluarga, sahabat, rekan kerja untuk terbiasa mencuci tangan secara teratur, ya. Kebiasaan baik yang sederhana ini sangat efektif untuk menangkal penyebaran virus Corona.

Menggunakan Masker saat Beraktivitas di Luar Rumah

Masker merupakan salah satu perlengkapan penting untuk mencegah virus Corona. Kamu wajib selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, terutama bila kamu terpaksa berada di tengah kerumunan. Pilihlah masker medis yang dibuat berdasarkan standar World Health Organization (WHO). Selain masker medis, kamu juga dapat menggunakan alternatif berupa masker kain tiga lapis yang efektivitasnya mencapai 50% hingga 70%. Lapisan terdalam masker kain harus terbuat dari bahan hidrofilik seperti katun atau campuran katun. Sedangkan lapisan terluarnya wajib berbahan polipropilen atau poliester.

Meminimalkan Kontak Fisik dengan Orang Lain

Salah satu cara pencegahan virus Corona yang mesti kamu lakukan setiap hari adalah meminimalkan kontak fisik dengan orang lain (physical distancing). Usahakan untuk tidak berjabat tangan, berpelukan, atau mengobrol tanpa masker dengan orang lain. Sebab kontak fisik merupakan salah satu pencetus penyebaran virus Corona dari seseorang ke orang lain di sekitarnya. Membatasi kontak fisik berarti meminimalkan risiko penyebaran virus sehingga kamu dan orang-orang terdekat akan selalu sehat.

Mengenali Tempat atau Aktivitas yang Berisiko Memicu Penularan Virus Corona

Klasifikasi tempat dan aktivitas yang berisiko sangat tinggi, tinggi, sedang, dan rendah dalam menyebabkan penularan virus Corona adalah sebagai berikut:

- Risiko sangat tinggi: rumah sakit, berenang, konser musik, pasar, pergi ke bandara, traveling ke luar kota atau luar negeri, bar, dan stadion.

- Risiko tinggi: pergi ke salon atau barbershop, menonton film di bioskop, aktivitas di tempat gym atau sarana olahraga umum, stasiun kereta, halte bus, takziah atau menghadiri acara pemakaman, dan menggunakan kendaraan umum.

- Risiko sedang: menginap di vila, hotel, atau penginapan, makan di restoran, nongkrong di kafe, car free day, pesta pernikahan, atau hajatan lainnya.

- Risiko rendah: bekerja di kantor, belanja di swalayan, bersepeda, jogging, beraktivitas di taman terbuka, bengkel, car wash, dan apotek.

- Sebaiknya kamu menghindari atau menunda aktivitas dan kunjung ke tempat-tempat berisiko sangat tinggi, tinggi, dan sedang sehingga risiko paparan virus Corona semakin kecil.

Menggunakan Barang-Barang Pribadi Tanpa Saling Pinjam

Saling pinjam barang dengan orang lain juga tergolong meningkatkan risiko penularan virus Corona, terutama barang-barang pribadi seperti perlengkapan makeup, handuk, dan pakaian. Alangkah lebih baik bila kamu menggunakan barang-barang pribadi tanpa saling pinjam, termasuk dengan anggota keluarga satu rumah.

Memakai Produk Pembersih yang Mengandung Antibakteri dan Disinfektan

Kamu butuh aneka produk pembersih yang mampu melindungi diri dan keluarga dari virus Corona. Jadi, pilihlah sabun mandi, sabun cuci tangan, dan sampo yang mengandung antibakteri. Sementara itu, kamu juga patut memilih produk pembersih yang mengandung disinfektan seperti pembersih lantai, deterjen, dan cairan pembersih ruangan. Kandungan antibakteri dan disinfektan ampuh membasmi virus Corona serta mikroorganisme penyebab penyakit menular lainnya.

Memasak Makanan Sendiri dan Membawa Bekal dari Rumah

Kebiasaan memasak makanan sendiri ternyata sangat baik bagi kesehatan dan dapat menghindarkan kamu dari risiko penularan virus Corona. Karena kamu bisa membersihkan bahan-bahan makanan sampai tuntas dan memasaknya hingga matang sempurna. Alangkah lebih baik bila kamu selalu membawa bekal makanan dari rumah agar tidak perlu membeli makanan di luar. Tak hanya lebih hemat, bekal makanan yang kamu siapkan sendiri pasti sesuai dengan selera dan porsi yang kamu inginkan.

Membersihkan Rumah dan Lingkungan Sekitar Secara Rutin

Kegiatan membersihkan rumah dan lingkungan sekitar termasuk cara pencegahan virus Corona yang mesti dilakukan secara rutin. Beberapa hal yang patut kamu lakukan bersama keluarga dan warga di lingkungan tempat tinggal antara lain:

- Membersihkan seisi rumah dengan vacuum cleaner, terutama tempat-tempat yang sulit dijangkau seperti kolong lemari dan tempat tidur, lubang ventilasi, bagian atas lemari, dan sudut ruangan.

- Menyingkirkan barang-barang tak terpakai agar tidak mengotori rumah.

- Mengelompokkan barang berdasarkan bentuk dan fungsinya lalu menyimpannya dalam wadah tertutup.

- Menyingkirkan tumpukan sampah yang mengotori lingkungan.

- Mengangkat sampah yang menyumbat saluran air.

- Menyemprotkan cairan disinfektan secara merata di lingkungan tempat tinggal.

 

Mengandalkan Sistem Pembayaran Cashless

Sistem pembayaran cashless satu cara pencegahan virus Corona melalui pembatasan kontak fisik. Biasanya kamu hanya perlu melakukan scanning QR code saat melakukan pembayaran sehingga tidak perlu menyentuh benda-benda yang digunakan banyak orang seperti mesin ATM, mesin EDC, atau uang tunai. Selain efektif meminimalkan kontak fisik, sistem pembayaran cashless juga terbilang unggul karena beberapa kelebihan ini:

- Keamanannya terjaga

- Praktis tanpa harus membawa uang tunai dalam jumlah banyak

- Membantumu mencatat pengeluaran secara rinci berdasarkan rekam jejak finansial.

- Ada uang elektronik atau e-wallet yang menawarkan promo berupa potongan harga atau cashback.

- Proses top up saldo uang elektronik dan e-wallet kini juga bisa dilakukan secara praktis via aplikasi tanpa harus mengunjungi mesin ATM, misalnya top up Dompet Digital seperti Gopay, LinkAja, OVO, ShopeePay dan DANA yang bisa dilakukan melalui aplikasi BRImo. Kamu tinggal mengikuti beberapa langkah praktis ini bila ingin top up Gopay, LinkAja, OVO, ShopeePay dan DANA melalui aplikasi BRImo:

- Login di aplikasi BRImo.

- Pilih opsi Dompet Digital  kemudian pilih akan melalukan top up Gopay, LinkAja, OVO, ShopeePay dan DANA.

- Selanjutnya masukin nominal, untuk top up dompet digital di BRImo minimal Rp 20.000,- untuk OVO dan minimal Rp 10.000,- untuk Gopay. 

- Bila sudah selesai memasukkan nominal, klik “Top Up”.

- Masukkan Pin BRImo hingga transaksi top up Gopay, LinkAja, OVO, ShopeePay dan DANA sukses.

Wah, ternyata aplikasi BRImo bisa memudahkanmu melakukan top up Gopay, LinkAja, OVO, ShopeePay dan DANA ya. Kamu jadi tak perlu repot bertransaksi di mesin ATM pada masa pandemi. Jadi, tunggu apalagi?

Yuk, install aplikasi BRImo di smartphone melalui App Store dan Google Play agar kemudahan transaksi digital ada di genggaman tanganmu.