Back to top

PROMO DETAIL BANK BRI

Tips Mengelola Keuangan di masa Pandemi

Tips Mengelola Keuangan di masa Pandemi

2021-11-23 09:51:52

Pandemi yang telah terjadi selama lebih dari setahun ini cukup mengganggu perekonomian di banyak negara. Efeknya adalah banyak kerabat yang kehilangan mata pencaharian atau pekerjaannya sejak pandemi melanda. 

 

Pukulan pandemi yang cukup kuat ini mengharuskan kita untuk lebih bijak dalam mengelola berbagai sumber daya yang dimiliki terutama dalam hal pengelolaan keuangan. Jika tidak pandai dalam mengelola keuangan, hal ini berpotensi menimbulkan kesulitan dalam memenuhi berbagai kebutuhan kelak.

 

Selain itu, harga kebutuhan pokok semakin tidak menentu karena pasokan bahan pokok bisa saja terlambat dan mengalami kelangkaan pasokan. Untuk itu sangat penting untuk bisa menerapkan pengelolaan keuangan yang baik. 

 

Lalu, untuk bisa mengelola keuangan di masa pandemi ini, kamu bisa simak informasi berikut:

 

1. Hitung Pendapatan

Langkah pertama dalam mengelola keuangan adalah dengan mengetahui seluruh sumber pendapatan kamu. Lakukan perhitungan ada berapa sumber pendapatan kamu dan pendapatan yang kamu terima tiap bulannya. Sumber pendapatan bisa dari mana saja, mulai dari gaji bulanan, insentif yang diterima, bisa juga dari bonus dan upah lembur yang diterima, keuntungan dari investasi juga bisa dikategorikan sebagai sumber pendapatan, jangan lupa memasukan freelance atau project sampingan seperti berjualan online sebagai sumber pendapatan jika ada.

 

Hal ini penting supaya kamu mengetahui total pendapatan kamu tiap bulannya dan kamu juga bisa memperkirakan berapa biaya pengeluaran yang dibutuhkan. Pastikan kamu menggunakan pendapatan kamu untuk memenuhi kebutuhan primer dahulu, dengan cara ini dapat memudahkan dalam mengelola keuangan.

 

2. Kebutuhan dan Keinginan

Setelah mengetahui berapa pendapatan dalam sebulan, selanjutnya adalah mengetahui kebutuhan dan keinginan. Sering kali terjadi tidak membedakan dahulu mana kebutuhan wajib dan yang hanya keinginan saja, hal ini menyebabkan pemborosan ketika belanja dan kebutuhan di waktu yang akan data tidak dapat terpenuhi karena lebih mengutamakan keinginan.

 

Sebagai contoh kebutuhan wajib pada umumnya seperti makanan, listrik, tempat tinggal, transportasi dan beragam kebutuhan yang sifatnya primer untuk menunjang kegiatan sehari-hari. Jangan dilupakan juga jika sudah berkeluarga kamu juga wajib memenuhi kebutuhan keluarga yang ditanggung, misalnya jika sudah memiliki anak penuhi kebutuhan untuk pendidikan anak

 

Sementara yang menjadi keinginan seperti membeli gadget terbaru, fesyen terbaru, liburan hingga barang-barang lain yang sifatnya sekunder dan tersier. Barang-barang tersebut bisa kamu tunda dahulu jika kebutuhannya tidak mendesak.

 

Penuhi dulu kebutuhan utama kamu, setelah itu baru alokasikan keuangan untuk keinginan kamu dan lainnya. Jika kamu sudah membedakan kebutuhan dan keinginan maka akan lebih mudah dalam pengelolaan keuangan untuk kebutuhan hidup sehari hari selama pandemi.

 

3. Prioritas

Ketika kebutuhan dan keinginan sudah bisa dibedakan maka berikutnya tentukan prioritas. Dalam hal ini adalah mengatur prioritas pengeluaran bulanan secara efektif. Dengan menentukan prioritas maka alokasi pengeluaran pendapatan akan lebih tertata.

 

Kamu bisa menentukan daftar prioritas kebutuhan tergantung dari kebutuhan utama kamu sendiri, namun pada umumnya yang bisa menjadi prioritas kebutuhan seperti: biaya makan sehari-hari, bahan pokok makanan dan dapur, biaya listrik, tagihan air, transportasi, iuran lingkungan, biaya pendidikan, kesehatan, cicilan rumah atau kendaraan jika ada.

 

Selain mengelola keuangan, daftar prioritas ini bisa menjadi pengingat bahwa kamu harus memenuhi daftar prioritas ini sebelum memenuhi daftar kebutuhan lainnya. 

 

4. Dana Darurat

Dalam memenuhi kebutuhan hidup tidak semuanya lancar sesuai rencana di awal, terkadang ada saja kendala atau musibah yang terjadi dan butuh penanganan segera. Untuk itu dibutuhkan dana yang siap digunakan kapan saja.

 

Pada umumnya kendala atau musibah tersebut seperti pandemi virus yang melanda, krisis ekonomi, pemutusan hubungan kerja (PHK), kecelakaan, sakit atau kerabat meninggal. Hal ini butuh penanganan cepat serta membutuhkan dana yang juga tidak sedikit, untuk itu dibutuhkan dana darurat.

 

Untuk memenuhi dana darurat kamu bisa mengalokasikan dari pendapatan bulanan kamu. Menabung dana darurat bisa menjadi opsi terbaik untuk mengumpulkan dana. Kamu bisa mengumpulkan dana darurat sampai bisa memenuhi 6-12 bulan pengeluaran. Tempatkan dana darurat di rekening yang bisa sewaktu-waktu kamu tarik kapan saja.

 

Supaya pengelolaan keuangan kamu makin tertata dengan baik, kamu bisa memanfaatkan fitur Personal Financial Management (PFM) dari aplikasi BRImo. Dengan menggunakan Personal Financial Management maka kamu akan mendapatkan informasi jumlah pengeluaran selama bertransaksi dengan BRImo. Kamu juga bisa mencatat transaksi manual di aplikasi BRImo, selain itu Personal Financial Management juga mencatat rincian transaksi beserta tanggalnya, sehingga kamu bisa dengan mudah memantau pengeluaran dan pendapatan bulanan untuk kebutuhan pengelolaan keuangan. 

 

Yuk manfaatkan Personal Financial Management dengan mengunduh aplikasi BRImo di Google playstore pada android atau Appstore pada iOS. Dengan Personal Financial Management dari BRImo tentunya akan mempermudah pengelolaan keuangan selama pandemi dan seterusnya.