Back to top

PROMO DETAIL BANK BRI

Tips Mengatur Keuangan Setelah Menikah

Tips Mengatur Keuangan Setelah Menikah

2021-12-10 08:37:37

Semua orang akan melewati fase kehidupan mulai dari dilahirkan di dunia ini, kemudian beranjak dewasa sampai ke jenjang pernikahan. Masuk fase kehidupan selanjutnya bersama pasangan dengan memiliki istri atau suami dan anak anak, merencanakan tinggal bersama pasangan serta mengurus pindahan ke tempat tinggal baru. Momen bulan madu dan membangung rumah tangga bersama sangat indah rasanya.

Namun, selain bersenang-senang pasangan jangan lupa untuk membuka mata, karena membangun rumah tangga tidaklah mudah. Akan banyak rintangan menanti didepan, salah satunya dari segi ekonomi dan keuangan. Oleh sebab itu penting bagi pasangan untuk bisa mengatur keuangan. Sebab mengatur keuangan saat sudah berkeluarga sangat berbeda dibandingkan ketika masih lajang.

 

Berikut ini tips mengatur keuangan setelah menikah :

1. Catat Semua Pemasukan dan Pengeluaran

Tips pertama dalam mengatur keuangan bersama pasangan adalah dengan mencatat pemasukan dan pengeluaran. Caranya dengan catat pemasukan kamu dan pasangan tiap bulannya lalu di tambahkan, sehingga menjadi total pendapatan bersama. Selanjutnya buat list pengeluaran bulanan, buat list dari yang menjadi prioritas utama. Utamakan kewajiban dahulu dalam list tersebut, seperti tagihan listrik, tagihan air,  cicilan rumah atau mobil, pajak tahunan, biaya asuransi, biaya internet atau pulsa, tagihan kartu kredit, membeli kebutuhan pokok dan kebutuhan lainnya.

 

Dengan mencatat kebutuhan dengan detail kamu dan pasangan akan mengetahui berapa biaya yang harus dikeluarkan tiap bulannya. Apakah pengeluaran tiap bulan lebih kecil dari pemasukan atau sebaliknya. Jika sebaliknya pengeluaran tiap bulan lebih besar dari pemasukan, sudah waktunya kamu melakukan list ulang bagian mana dari kebutuhan yang bisa dikurangi sampai pengeluaran kamu tidak lebih besar daripada pemasukan. 

 

1. Persiapkan Dana Darurat dan Investasi

Dalam mengatur keuangan, tabungan atau dana darurat sangatlah penting untuk dipersiapkan. Kamu dan pasangan bisa menyisihkan sebagian pendapatan untuk dana darurat, pastikan dana darurat bisa menopang atau mencukupi kebutuhan kamu dan pasangan sampai 6 bulan atau 12 bulan kedepan. Dana darurat bisa juga kamu pakai ketika ada hal tak terduga seperti masuk rumah sakit, terjadi bencana atau terkena pemutusan hubungan kerja (PHK).

 

Kemudian untuk investasi bisa mulai kamu persiapkan bersama pasangan supaya bisa mencapai finansial yang lebih baik dimasa depan. Pelajari dahulu jenis investasi yang kamu inginkan, pilih instrumen investasi yang sesuai dengan profil risiko kamu, jangan berinvestasi di jenis instrumen yang kamu belum memahaminya ya.

 

2. Persiapan Tabungan Pensiun

Tips berikutnya dalam mengatur keuangan setelah menikah adalah dengan mempersiapkan tabungan pensiun. Penting bagi kamu dan pasangan memiliki tabungan pensiun, dengan menyisihkan sebagian pendapatan untuk pos tabungan pensiun ini, supaya di hari tua nanti kamu dan pasangan tidak perlu merepotkan anak dalam hal keuangan.

 

Ingat selalu mempersiapkan tabungan pensiun harus dimulai sedini mungkin. Akan lebih baik dipersiapkan ketika anda baru bekerja atau setelah selesai masa studi. Buat juga target di umur berapa kamu akan pensiun dengan cara tersebut kamu bisa memperkirakan dana yang dapat terkumpul ketika pensiun nanti.

 

3. Percaya dan Terbuka Kepada Pasangan

Ketika memasuki kehidupan berumah tangga, penting bagi kamu dan pasangan untuk saling percaya dan terbuka. Termasuk dalam segi keuangan, terbukalah mengenai berapa gaji yang kamu kamu terima, sumber pendapatan dari mana saja, penggunaan keuangan untuk apa saja dan berapa utang yang dimiliki.

 

Jangan sampai kamu tertutup dengan pasangan kamu. Karena hal ini bisa memicu masalah lain dalam rumah tangga. Tidak mau rumah tangga kamu rusak hanya karena ketidak jujuran kan? Untuk itu percaya dan terbuka kepada pasangan bisa menjadi solusinya.

 

4. Penuhi Kebutuhan bukan Keinginan

Tips terakhir dalam mengatur keuangan pasca menikah adalah dengan memisahkan antara kebutuhan dan keinginan. Jangan sampai kamu dan pasangan mendahulukan keinginan, karena keinginan tidak akan ada habisnya. Misalnya membeli tas dari brand ternama, pikirkan terlebih dahulu apakah tas tersebut hanya sebatas keinginan atau kebutuhan. Jangan sampai kebutuhan harian kamu tidak terpenuhi karena terlanjur membeli tas tersebut. 

 

Utamakan memenuhi kebutuhan utama kamu dan pasangan terlebih dahulu barulah jika masih ada sisa dana tidak terpakai bisa memenuhi keinginan kamu dan pasangan. Dalam memenuhi kebutuhan dan keinginan tentu saja pencatatan transaksi menjadi penting, karena dengan pencatatan transaksi kamu bisa memantau dan membuat list transaksi rumah tangga kamu dan pasangan. 

 

Untuk itu aplikasi BRImo hadir dengan fitur terbaru yaitu Personal Financial Management (PFM). dengan PFM ini kamu bisa mencatat seluruh transaksi yang dilakukan pada aplikasi BRImo dan juga kamu bisa membuat catatan transaksi secara manual. Melalui PFM tentu saja kamu dan pasangan tidak perlu khawatir mengenai pengeluaran harian rumah tanggal, karena dengan Personal Financial Management juga mencatat segala transaksi beserta tanggalnya, sehingga kamu dan pasangan bisa dengan mudah memantau pengeluaran dan pemasukan bulanan untuk kebutuhan mengatur keuangan.

 

Yuk manfaatkan fitur Personal Financial Management dari BRImo dengan mengunduh aplikasi BRImo melalui google playstore di android dan melalui appstore di iOS. Dengan Personal Financial Management dari BRImo tentunya kamu dan pasangan akan lebih mudah dalam mengatur keuangan rumah tangga.