Back to top

PROMO DETAIL BANK BRI

12 Istilah Finansial untuk Mengurangi Resiko saat Terjun ke Dunia Investasi

12 Istilah Finansial untuk Mengurangi Resiko saat Terjun ke Dunia Investasi

2021-09-14 10:51:30

Sejak kecil, kita tentu diajarkan untuk rajin menabung agar kondisi finansial selalu stabil. Rupanya literasi finansial tersebut terbilang kuno dan belum cukup untuk mencapai kondisi mapan. Selain menabung, masyarakat modern juga harus melakukan investasi supaya nilai uangnya tidak habis tergerus inflasi dan bisa berlipat ganda seiring berjalannya waktu.

Investasi finansial tak harus dilakukan dengan cara yang rumit. Kamu bisa mulai menjadi investor secara mudah sesuai dengan jumlah uang yang kamu miliki, misalnya dengan membeli emas atau mengandalkan deposito. Pastikan bahwa kamu mempelajari seluk beluk investasi secara cermat sebelum memutuskan untuk memilih jenis investasi tersebut. Jika saat ini kamu masih dalam tahap belajar, ada beberapa istilah di dunia investasi yang mesti kamu pahami, yaitu:

Uang Dingin

Pernah dengar istilah uang dingin?

Istilah yang satu ini sangat penting bagi para investor, terutama kamu yang baru berniat melakukan investasi finansial. Uang dingin adalah jenis uang yang tidak akan kamu gunakan dalam jangka waktu lama karena kamu sudah menyisihkan kebutuhan utama untuk pribadi dan keluarga, dana darurat, dan tabungan. Penggunaan uang dingin dalam berinvestasi sangat penting karena tidak ada satu pun orang yang dapat memprediksi pergerakan investasi di masa depan. Jangan sampai kamu terpaksa menjual instrumen investasi dalam kondisi merugi hanya karena tidak memiliki tabungan dan dana darurat yang mencukupi.

Buy and Sell

Buy adalah aktivitas investor saat mengeluarkan dana untuk membeli instrumen investasi, misalnya emas, saham, atau reksadana. Sedangkan sell adalah aktivitas investor saat mengeluarkan dana untuk menjual instrumen investasi. Momen buy and sell harus dipertimbangkan secara teliti agar bisa memperoleh keuntungan maksimal sekaligus menghindari kerugian. Misalnya, kamu disarankan untuk tidak melakukan buy ketika harga saham meroket atau melakukan sell saat harga saham turun drastis.

Return

Istilah investasi finansial ini juga dikenal dengan sebutan imbal hasil. Return adalah keuntungan yang didapatkan investor setelah menanamkan modalnya pada instrumen investasi. Kamu baru bisa menikmati return bila sudah melakukan sell terhadap instrumen investasi yang kamu miliki. Besar kecilnya return bergantung pada jenis instrumen investasi, jumlah investasi, serta waktu menjual (sell) instrumen investasi tersebut.

Diversifikasi

Diversifikasi dalam dunia investasi dapat diartikan sebagai tindakan investor yang menanamkan modal pada lebih dari satu instrumen investasi. Istilah ini sejalan dengan analogi “don’t put your eggs in one basket” karena semua telur akan pecah bila keranjang tersebut jatuh. Artinya, investor harus mengamankan nilai uangnya secara bijak pada beberapa instrumen investasi. Salah satu contoh konkretnya adalah para investor rentan kehilangan banyak uang saat pasar saham mengalami kejatuhan jika menempatkan semua uangnya pada investasi saham.

Portofolio Investasi

Hampir serupa dengan istilah portofolio di dunia kerja, portofolio investasi artinya kumpulan aset investasi yang dimiliki seorang investor. Di dunia saham, portofolio investasi bisa diartikan sebagai berbagai jenis saham yang dimiliki seorang investor. Namun, arti tersebut dapat dikembangkan secara luas karena tak cuma terbatas pada saham. Contohnya, sosok B adalah investor yang memiliki portofolio investasi berupa emas, saham, dan rumah pribadi.

Crowdfunding

Crowdfunding adalah sistem investasi yang mempertemukan pihak investor pemilik modal dengan pengusaha yang membutuhkan pinjaman modal. Saat ini, sudah banyak lembaga crowdfunding yang membantu investor melipatgandakan keuntungan sekaligus mendukung pengembangan bisnis para pengusaha lokal. Jika kamu tertarik dengan investasi crowdfunding, pastikan bahwa kamu memilih lembaga crowdfunding yang terdaftar dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Emiten

Istilah emiten sangat berkaitan erat dengan dunia investasi saham. Emiten adalah pihak yang memperoleh dana dari pasar modal karena menerbitkan dan menjual saham kepada masyarakat umum. Di Indonesia, emiten biasanya merupakan perusahaan swasta atau perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Kamu wajib mempelajari rekam jejak emiten secara cermat sebelum memutuskan untuk membeli sahamnya. Emiten yang memiliki prospek bisnis cerah berpeluang menghasilkan keuntungan besar di masa depan.

Pasar Modal

Pasar modal merupakan tempat pertemuan emiten dan investor. Jadi, pasar modal merupakan fasilitator untuk mendukung proses investasi. Instrumen investasi yang dijual di pasar modal biasanya bersifat jangka panjang, misalnya saham dan obligasi. Fluktuasi harga saham di pasar modal bisa dipengaruhi performa masing-masing emiten maupun isu lainnya, misalnya pandemi yang menyebabkan krisis ekonomi.

Initial Public Offering (IPO)

IPO adalah momen saat suatu emiten pertama kali memperjualbelikan sahamnya secara umum di pasar modal. Isu IPO sering kali menjadi angin segar bagi investor karena saham yang baru IPO kerap mengalami peningkatan nilai jual secara signifikan. Antusiasme investor biasanya akan semakin besar bila emiten yang melakukan IPO tergolong perusahaan yang bonafide dan senantiasa menghasilkan keuntungan besar.

Saham Blue Chip

Membahas soal investasi tentu belum lengkap jika tidak menyebut tentang saham blue chip. Saham blue chip adalah jenis saham yang berasal dari emiten terkenal di tingkat nasional dengan likuiditas baik dan kapitalisasi mencapai lebih dari 10 triliun rupiah. Jenis saham ini biasanya sangat populer karena emitennya dikenal seluruh kalangan masyarakat dan lini usahanya selalu menghasilkan keuntungan besar. Beberapa contoh emiten yang menerbitkan saham blue chip di tanah air antara lain BRI, Indofood, dan Astra.

Capital Gain

Capital gain adalah selisih antara nilai investasi di awal dan nilai investasi akhir dalam proses berinvestasi. Dengan kata lain, capital gain juga termasuk dalam komponen return. Semakin besar selisih antara nilai investasi di awal dan akhir, maka berarti semakin besar pula keuntungan yang bisa kamu dapatkan.

Dividen

Dividem juga termasuk istilah populer di dunia saham, artinya keuntungan perusahaan yang dibagikan kepada para pemegang saham. Besaran dividen tergantung keuntungan yang diperoleh dan kebijakan perusahaan. Pemberian dividen juga kerap digunakan sebagai parameter sehat atau tidaknya suatu perusahaan yang berada di bursa saham. Biasanya para investor menyukai emiten yang rutin membagikan dividen minimal 1 kali setahun karena dividen adalah bentuk keuntungan selain capital gain.

 

Keuntungan investasi di masa depan memang menjanjikan masa depan yang mapan. Namun, kamu tak boleh lupa menyisihkan uang tabungan untuk kebutuhan diri sendiri dan keluarga. Sehingga uang tabungan tersebut tidak mengganggu uang dingin yang kamu gunakan untu berinvestasi. Alangkah lebih baik bila uang tabungan dialokasikan pada rekening khusus agar tidak mudah habis.

Sekarang, kamu tak perlu repot pergi ke bank bila ingin membuka tabungan karena kamu bisa memanfaatkan fasilitas rekening Digital Saving dari BRI. Cara registrasinya sangat mudah. Kamu bisa membuka rekening BRImo dalam genggaman saja, yaitu lewat handphone. Berikut langkah yang bisa kamu ikuti:

- Download applikasi BRImo melalui App Store / Play Store.

- Klik kolom “Belum punya Akun”

- Lalu setelah itu klik “Buka Rekening”

- Siapkan dokumen identitas diri dan ikuti langkah-langkah buka rekening melalui BRImo selanjutnya

- Buat Username, Password dan Pin untuk bertransaksi finnaial BRImo

- Sukses! Rekening sudah terbentuk dan langsung bisa digunakan untuk bertransaksi finansial

 

Kepemilikan rekening Digital Saving BRI akan mendukungmu untuk menabung secara konsisten. Sehingga nantinya kamu punya uang tabungan dalam jumlah banyak sekaligus berbagai instrumen investasi yang menghasilkan keuntungan besar.